Author: Rendra Krestyawan

3 Langkah Membangun High Performance Culture

Budaya perusahaan adalah keyakinan dan perilaku yang menentukan bagaimana karyawan dan manajemen perusahaan berinteraksi dan menangani permasalahan eksternal dengan tujuan agar perilaku seluruh SDM dalam perusahaan mampu menjawab tantangan bisnis yang dihadapi perusahaan. Kunci keberhasilan penerapan high performance culture adalah adaptasi dan integrasi. Adaptasi dengan tuntutan lingkungan eksternal menjadi langkah penting yang mau tidak mau, suka tidak suka, harus dilakukan oleh perusahaan.  Hal ini karena perusahaan dipengaruhi secara signifikan oleh beberapa stakeholder eksternal seperti konsumen, supplier, instansi, partner kerja, vendor. Kondisi makro dan mikro ekonomi juga membawa dampak yang dahsyat bagi perusahaan. Kemampuan dalam mengintegrasikan tuntutan lingkungan eksternal ke...

Read More

On The Job Learning: Best Practices to Develop Employee

  Karyawan lebih banyak belajar dari pengalaman mengerjakan tugas sehari-hari dari pada melalui training formal (in classroom) ansich. Tugas atasan adalah mendesain cara-cara untuk dapat mengembangkan karyawan melalui pengalaman dalam pekerjaan. On The Job Learning: Best Practices to Develop Employee. Prasyarat: Hubungan Baik dengan Anggota Tim Mengembangkan kapasitas anggota tim tidak akan efektif apabila hubungan antara leader dan anggota tim tidak harmonis. Dalam kondisi teamwork yang disharmoni seperti ini sulit bagi seorang pemimpin untuk dapat mengembangkan anggota tim melalui metode on the job learning experience. Oleh karenanya, hubungan baik dengan anggota tim menjadi prasyarat bagi keberhasilan metode ini. The Trigger...

Read More

Kendala-Kendala dalam Perencanaan SDM

Perencanaan SDM (manpower planning) lazim dilakukan oleh organisasi untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi organisasi. Dalam penyusunannya, terdapat beberapa kendala-kendala  dalam perencanaan SDM yang sering dialami sebagai berikut: Pemanfaatan SDM belum optimal: Kendala terbesar dalam membuat manpower planning adalah fakta bahwa sering ditemuinya pemanfaatan karyawan pada jam kerja yang belum optimal. Pada saat dilakukan manpower planning tantangan utamanya adalah optimalisasi oemanfaatan SDM untuk bekerja secara efektif pada saat jam kerja. Tingkat ketidakhadiran yang tinggi: Ketidakhadiran sangat tinggi dan cenderung meningkat setiap tahun. Tenaga kerja yang kurang terdidik dan kurang trampil. Dampaknya adalah pada rendahnya produktifitas, yang mempengaruhi dalam membuat perencanaan SDM. Kontrol Tenaga Kerja...

Read More

Perencanaan SDM: Seberapa Pentingkah?

Perencanaan SDM disinyalir merupakan aktifitas yang sangat penting dilakukan oleh perusahaan. Mengapa? Beberapa alasan pentingnya perencanaan SDM sebagai berikut: Faktor Utama dalam Fungsi-Fungsi Manajerial. Keempat fungsi manajerial, yaitu, merencanakan (planning), mengorganisasikan (organizing), mengarahkan (directing) dan mengendalikan (controlling) menyasar pada manajemen sumber daya manusia sebagai penggerak utama organisasi sebagai eksekutor dalam pelaksanaan semua kegiatan perusahaan. Oleh karena itu, perencanaan SDM menjadi kunci untuk semua fungsi manajerial. Manajemen yang Efisien. Efisiensi personel menjadi fungsi penting dalam industri saat ini. Perusahaan skala besar memerlukan pengelolaan tenaga kerja yang terencana. Hal ini dapat efektif dilakukan melalui fungsi staffing. Motivasi Karyawan. Perencanaan SDM tidak hanya mencakup penempatan orang yang tepat...

Read More

Manpower Planning: Bagaimana Merencanakan Tenaga Kerja?

Perencanaan tenaga kerja (manpower planning) yang juga disebut sebagai Perencanaan Sumber Daya Manusia terdiri dari menempatkan sejumlah orang yang tepat, di tempat yang tepat, waktu yang tepat, melakukan hal yang benar untuk pencapaian tujuan organisasi. Perencanaan SDM memiliki pendekatan sistem dan seperangkat prosedur yang ditetapkan. Tahapan dalam Perencanaan Tenaga Kerja (Manpower Planning) 1. Menganalisis ketersediaan tenaga kerja saat ini a. Tipe organisasi b. Jumlah departemen c. Jumlah tenaga kerja dalam setiap unit kerja 2. Membuat perkiraan/peramalan kebutuhan SDM di masa yang akan datang, dengan alternatif beberapa metode sebagai berikut: a. Prakiraan ahli (Expert Forecast): termasuk informal judgement, survei formal dan...

Read More