Membaca dan Memahami Laporan Arus Kas 2

Melanjutkan pembahasan sebelumnya yang sampai pada metode penyusunan Laporan Arus Kas secara langsung. Inilah metode berikutnya. 

Laporan Arus Kas Metode Tidak Langsung

Metode ini bergantung pada metode akuntansi akrual di mana akuntan mencatat pendapatan dan beban pada waktu selain saat kas dibayarkan atau diterima—artinya entri dan penyesuaian akrual ini menyebabkan arus kas dari aktivitas operasi berbeda dari laba bersih.

Akuntan memulai dengan jumlah laba bersih yang ditemukan dari laporan laba rugi dan membuat penyesuaian besarnya laba selama periode tersebut.

Pada dasarnya, akuntan akan mengubah laba bersih menjadi arus kas aktual dengan menguranginya melalui proses mengidentifikasi pengeluaran non-tunai untuk periode tersebut dari laporan laba rugi. Yang paling umum adalah transaksi depresiasi , pengurangan nilai aset dari waktu ke waktu, dan amortisasi , penyebaran pembayaran selama beberapa periode.

Memaknai Laporan Arus Kas

Anda harus menganalisa setiap laporan keuangan  dari perspektif bisnis. Dokumen keuangan dirancang untuk memberikan wawasan tentang kesehatan keuangan dan status organisasi.

Misalnya, laporan arus kas dapat mengungkapkan fase bisnis yang sedang dialami perusahaan. Apakah itu startup yang berkembang pesat atau perusahaan yang matang dan mulai menguntungkan. Hal ini juga dapat mengungkapkan apakah suatu perusahaan sedang mengalami transisi atau dalam keadaan menurun.

Dengan menggunakan informasi ini, seorang investor bisa jadi memutuskan bahwa perusahaan dengan arus kas yang tidak merata terlalu berisiko bagi investasinya. Seorang kepala departemen bisa melihat laporan arus kas untuk memahami bagaimana departemennya berkontribusi terhadap perusahaan serta menggunakan wawasan itu untuk menyesuaikan aktivitas departemen yang dipimpinnya. Arus kas juga dapat memengaruhi keputusan internal, seperti penganggaran, atau keputusan untuk mempekerjakan atau memecat karyawan.

Arus kas biasanya digambarkan sebagai positif jika bisnis menerima lebih banyak uang daripada yang dikeluarkan. Sebaliknya, digambarkan negatif kalau bisnis membelanjakan uang lebih banyak daripada menerima.

Arus Kas Positif

Arus kas positif menunjukkan bahwa perusahaan memiliki lebih banyak uang yang mengalir ke dalam bisnis daripada keluar selama periode tertentu. Ini adalah situasi yang ideal karena dengan memiliki kelebihan kas memungkinkan perusahaan untuk berinvestasi kembali pada dirinya sendiri dan pemegang sahamnya, menyelesaikan pembayaran utang, dan menemukan cara baru untuk mengembangkan bisnis.

Namun, arus kas positif tidak selalu berarti laba. Sebuah bisnis dapat menguntungkan tanpa memiliki arus kas positif, dan sebuah bisnis dapat memiliki arus kas positif tanpa benar-benar menghasilkan keuntungan.

Arus Kas Negatif

Memiliki arus kas negatif berarti arus kas keluar perusahaan lebih banyak daripada arus kas masuk selama suatu periode, tetapi itu tidak berarti bahwa keuntungan hilang. Sebaliknya, arus kas negatif mungkin disebabkan oleh ketidaksesuaian pengeluaran dan pendapatan, yang harus ditangani sesegera mungkin.

Arus kas negatif juga dapat disebabkan oleh keputusan perusahaan untuk memperluas bisnis dan berinvestasi dalam pertumbuhan di masa depan, jadi penting untuk menganalisis perubahan arus kas dari satu periode ke periode lain, yang dapat menunjukkan bagaimana kinerja perusahaan secara keseluruhan.

Di dalam Laporan arus kas memuat wawasan penting tentang kesehatan bisnis. Dengan mempelajari cara membaca laporan arus kas dan dokumen keuangan lainnya, Anda dapat memperoleh keterampilan untuk membuat keputusan bisnis dan investasi yang lebih cerdas, terlepas dari apapun posisi Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.