Poka-Yoke (bag 2) – Contoh dan Perancangan

Pada bagian sebelumnya telah kami jabarkan bahwa Poka-Yoke adalah istilah Jepang untuk nama mekanisme yang mencegah pengguna proses membuat kesalahan. Secara garis besar, Poka-Yoke terbagi menjadi Poka-Yoke Pengendali dan Peringatan. Keduanya bisa dilaksanakan dengan Metode Kontak, Angka Konstan, dan Urutan.

Beberapa contoh Poka-Yoke tersebut adalah:

Poka-Yoke Pengendali

Metode Kontak: Sebuah mesin dirancang sedemikian rupa sehingga hanya dapat diaktifkan dengan dua tangan. Ini dilakukan agar operator fokus pada mesin, tidak melakukan aktifitas lain.

Metode Angka Konstan: Obat resep yang dikumpulkan dalam sachet harian, tidak perlu mengharuskan pengguna mengumpulkan satu demi satu tiap hari dari wadah yang lebih besar.

Metode Urutan: Saat memesan barang secara online, Anda wajib mengisi semua kolom yang wajib diisi. Anda tidak dapat melanjutkan ke proses berikutnya kecuali Anda mengisi semua kolom.

Poka-Yoke Peringatan

Metode Kontak: Sebuah pabrik yang membuat puluhan ribu kue setiap hari. Sebelum setiap kue dimasukkan dalam oven kue ditimbang. Setiap kue diharapkan memiliki berat yang spesifik. Jika tidak maka kue tidak masak sempurna. Jika timbangan terlalu berat, atau terlalu ringan, akan muncul peringatan.

Metode Angka Konstan: Sebuah baki dengan 100 wadah untuk 100 tabung reaksi. Jika semua wadah terisi maka baki sudah komplit.

Metode Urutan: Pada mobil modern, saat kontak pada kondisi menyala, jika penumpang belum memasang sabuk pengaman, maka peringatan akan berbunyi. Peringatan hanya berhenti ketika penumpang memasang sabuk pengaman. Ini membantu memastikan penumpang tidak mengemudi secara tidak sengaja tanpa memasang sabuk pengaman.

Bagaimana Merancang Poka-Yoke

Poka-Yoke seringkali berbiaya rendah dan mudah diterapkan. Untuk sebuah perusahaan yang memproduksi ribuan item, berinvestasi dalam pembuatan Poka-Yoke yang relatif sederhana dapat menghasilkan penghematan berkali-kali lipat dari biaya penerapan Poka-Yoke itu sendiri.

Serangkaian langkah sederhana ini menunjukkan cara membangun Poka-Yoke.

Langkah Satu: Identifikasi Akar Penyebab
Kemungkinan besar Anda akan menyadari perlunya Poka-Yoke karena sering terjadi kesalahan. Identifikasi sumber kesalahan bisa dilakukan dengan menggunakan teknik”5-Mengapa”.

Langkah Kedua: Buat Secara Lengkap Garis Besar Proses
Buat garis besar langkah demi langkah dari proses saat ini. Ini membantu Anda memahami konteks di balik mengapa kesalahan terjadi.

Langkah Tiga: Identifikasi Opsi
Identifikasi opsi untuk menghapus kesalahan menggunakan Poka-Yoke pengendalian. Jika Anda tidak tahu cara mencegah kesalahan, mungkin Anda dapat mendeteksinya dengan cepat menggunakan Poka-Yoke peringatan. Pertimbangkan penggunaan kontak, angka konstan, dan metode urutan untuk setiap jenis Poka-Yoke.

Langkah Empat: Memilih Poka-Yoke
Pilih mekanisme Poka-Yoke yang paling menyelesaikan masalah Anda.

Langkah Lima: Uji
Sekarang Anda telah membuat Poka-Yoke, Anda perlu mengujinya dengan memasukkan dalam proses dan menilai apakah itu memecahkan masalah.

Langkah Enam: Latih Orang Lain
Berikan pelatihan kepada orang-orang dalam tim yang mengoperasikan proses baru.

Demikianlah langkah-langkah perancangan Poka-Yoke. Berikutnya kita akan mencoba menerapkan langkah-langkah ini pada suatu kasus sehari-hari.

~
Poka-Yoke (bag 3) – Contoh Bagaimana Merancangnya

Pada bagian sebelumnya kita telah mengetahui proses perancangan Poka-Yoke, sekarang kita coba terapkan pada contoh keseharian. Misalkan Anda memiliki garasi kecil dan setiap hari merasa repot memarkirkan mobil Anda tanpa menggores catnya. Dengan Poka-Yoke Anda ingin mencari solusi berbiaya rendah.

Langkah Satu: Identifikasi Akar Penyebabnya
Saat memarkir mobil, bagian tersulit adalah menilai kapan harus menghentikan kendaraan, sehingga tidak menyenggol dinding garasi. Sering kali itu tepat, tetapi kadang-kadang, bagian depan mobil menyentuh dinding garasi, membuat goresan kecil di bumper mobil. Dalam hal ini, masalahnya Anda tidak dapat melihat bumper sehingga tidak dapat mengetahui seberapa dekat Anda dengan dinding.

Langkah Kedua: Buat Garis Besar Proses Secara Lengkap
Pertama, Anda berkendara pulang, tiba di jalan masuk,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.