Bagaimana Membatasi Gangguan di Tempat Kerja

Gangguan saat kita bekerja tidak hanya menyebabkan kita membutuhkan waktu lebih lama untuk menyelesaikan tugas tetapi juga menurunkan kualitas hasil akhir pekerjaan kita tersebut. Namun, ada cara untuk membantu mengurangi dan meminimalkan gangguan di tempat kerja, dan artikel ini menyarankan beberapa cara, diantaranya adalah: 

  1. Kendalikan Emosi. 

Seorang peneliti meminta sejumlah responden untuk mencatat gangguan di tempat kerja yang mereka alami sehari-hari. Hasil temuan menunjukkan bahwa lebih dari 90% gangguan merupakan respons atas perasaan cemas, bosan, atau kesendirian. 

Menyadari motif kita saat terpengaruh dengan suatu gangguan akan membantu kitta mengembangkan strategi yang lebih baik untuk mengelola emosi kita. Contohnya, di tengah tugas menyusun proposal, bisa saja kita mengalami kebosanan, lalu kita membuka situs video demi mengusir kebosanan. Celakanya kegiatan selingan itu malah lebih banyak menghabiskan waktu yang harusnya dipergunakan untuk mengetik proposal itu. Perasaan bosan sebenarnya bisa kita lawan dengan pemikiran , kalau tugas ini selesai, kita bisa menonton situs video lebih nyaman sebab tidak lagi terbebani oleh tugas. 

  1. Mendahulukan Pekerjaan yang Paling Mudah. 

Kecemasan yang tidak disadari adalah salah satu penyebab utama gangguan, maka disarankan untuk memprioritaskan sejumlah tugas dengan tingkat kecemasan tinggi dan kompleksitas rendah agar segera hilang dari daftar tugas kita. Apa pun yang bisa membantu mempersingkat daftar tugas kita dapat membantu meredakan kecemasan dan harapannya bisa mengurangi gangguan lebih lanjut. 

  1. Merencanakan Waktu untuk Sendirian 

Ada kalanya ketika kita mendapat setumpuk pekerjaan, maka kita butuh waktu ekstra untuk menyelesaikannya. Pada kondisi seperti itu kita bisa menentukan waktu ketika kita menjauhkan interupsi dengan cara datang lebih awal sebelum orang lain datang, begadang, bekerja saat makan siang, atau bahkan memilih waktu khusus setiap beberapa hari demi melindungi kesendirian kita. Tutup pintu kamar atau kantor, jangan melihat email, dan jangan terima telepon – bila perlu – cukup fokus pada tugas yang ada. 

  1. Memperkuat Kemampuan Fokus. 

Antara kemampuan fokus kita dan gangguan adalah kekuatan yang saling bertentangan. Mana yang lebih kuat, maka itulah yang memenangkan pertarungan. Kekuatan fokus kita bisa kita latih agar semakin kuat melawan gangguan. Caranya dengan sering melakukan cara-cara yang disebutkan di atas. Bila sudah terbiasa, maka kita akan mudah mengabaikan beragam gangguan yang muncul dalam pekerjaan kita. 

  1. Memikirkan Masalah lain di Waktu Senggang. 

Sejenak keluar dari lingkungan kantor yang dipenuhi kesibukan untuk sejenak berkonsentrasi memikirkan masalah pribadi yang dirasa sangat mengganggu merupakan salah satu cara mengatasi masalah pribadi tanpa harus mengganggu masalah pekerjaan. Tempat kerja bisa jadi sangat sibuk dan mengharuskan kita untuk mengerjakan banyak tugas sekaligus, dan gangguan berupa masalah pribadi memiliki dampak buruk terkait pengaruhnya terhadap efisiensi dan kualitas kerja kita. 

Hanya karena kita perlu terlibat dalam banyak tugas, bukan berarti kita tidak sempat untuk memberikan perhatian khusus pada aktivitas individu. Dengan menyediakan waktu khusus untuk mengurusi masalah pribadi, kita akan mendapat imbal balik dalam hal produktivitas yang lebih besar dan ketenangan pikiran ketika bekerja. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *