Tips Menjadi Anggota Tim yang Baik

Seseorang harus bekerja dalam sebuah tim sehingga pekerjaannya dapat cepat terselesaikan sekaligus meminimalkan kesalahan. Dalam tim, seseorang dapat mendiskusikan masalah dengan sesama mereka sehingga dapat menemukan solusi cemerlang. 

Beberapa hal yang harus diperhatikan sebagai anggota tim yang baik antara lain: 

  1. Jangan bekerja dengan membawa pikiran negatif. 

Seseorang yang berpikiran kusut karena suatu masalah cenderung akan berselisih dengan rekan kerjanya. Lupakan sejenak masalah pribadi, tenangkan pikiran. Berpikir positif, tidak mencari-cari kesalahan orang,. Kalaupun ditemukan adanya kesalahan pada rekan kerja, sampaikan dengan tenang dan jangan menggunakan kata yang kasar.

2. Jangan menerima semua jenis tanggung jawab.

Hindarilah kebiasaan menerima segala macam tugas demi mendapat pekerjaan, sebab itu bisa menyulitkan. Bicarakan dengan atasan tentang kemampuan, minat, dan spesialisasi Anda, serta berkonsentrasilah pada kemampuan itu. Bila terdapat pertanyaan, jangan disimpan sendiri, diskusikan dengan atasan.

3. Ringan tangan dan bersikap kooperatif.

Membantu rekan kerja tidak akan mempengaruhi kinerja Anda, . Tapi membantu tidak sama dengan membuka semua informasi profesional Anda kepada orang yang dibantu. Luangkan waktu saat rekan membutuhkan, tapi jangan ikut campur terlalu jauh dalam pekerjaannya.

4. Hindarilah melempar kesalahan dan politik kotor.

Tindakan seperti itu merusak keharmonisan suasana kerja. Seorang anggota tim yang baik harus berani berdiri di hadapan atasan atau rekan kerja untuk menjelaskan maksudnya pada semua orang. Hindarilah kebiasaan mempercayai rumor yang belum jelas dan membuat asumsi sendiri.

5. Bangun kebiasaan membuat organizer.

Ini dapat mencegah kelalaian atas jadwal penting. Catatlah di kalemder meja dan letakkan di depan Anda agar selalu terlihat. Tetapkan prioritas dan jangan sering terlibat dalam pembicaraan tidak produktif. 

6. Transparan kepada rekan.

Anda dituntut untuk bisa memilah informasi yang harus dibuka atau yang harus disimpan sendiri. Jika atasan menyampaikan informasi yang memang harus diteruskan kepada rekan satu tim, maka sudah seharusnya informasi itu Anda teruskan. Kebiasaan menghalangi informasi dapat merusak kepercayaan tim kepada Anda sekaligus dapat mengganggu kinerja tim.

7. Bersikap ramah dan bersahabat.

Jangan perlakukan rekan kerja sebagai teman belaka. Sahabat juga bisa Anda dapatkan di tempat kerja; lagipula kadang sebagian besar waktu seharian habis bersama mereka. Tapi tetap menjaga profesionalitas, memisahkan urusan pribadi dengan pekerjaan.   

8. Memiliki keteraturan.

Arsipkan dokumen dengan memberi label,simpan di tempat yang tepat agar mudah dicari bila dibutuhkan. Saat membuat catatan kecil, jangan di kertas sembarangan, karena Anda bisa melupakannya. Jagalah kerapian meja dengan tidak membuang kertas sembarangan dan mengatur letak alat tulis, karena bisa meningkatkan konsentrasi saat bekerja.

9. Memiliki kedisiplinan.

Bila memiliki janji pertemuan jam 10, datanglah 15 menit sebelumnya. Walau rekan Anda biasa terlambat, kebiasaan disiplin akan mengangkat kredibilitas Anda di mata rekan dan atasan. Jika mendapatkan tugas, selesaikanlah sebelum tenggat waktu yang diberikan.

10. Jadilah komunikator yang baik.

Tempatkan lawan bicara secara profesional. Jangan sampai terlontar perkataan yang menghina dan menyerang pribadi. Perhatikan penulisan email, siapa saja yang harus mendapatkan lampiran, jangan sampai terlupakan.

11. Menjaga penampilan.

Penampilan rapi menunjukkan kesan yang baik. Orang tidak meyakinkan dan dianggap tidak memiliki keseriusan jika berpenampilan lusuh. Hindari penggunaan warna yang mencolok saat di kantor. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.