Perencanaan SDM dalam siklus manajemen SDM adalah fungsi dalam manajemen SDM untuk memenuhi kebutuhan SDM organisasi/perusahaan untuk masa yang akan dating, lazimnya untuk jangka waktu 1 – 5 tahun ke depan.

Perencanaan SDM yang strategic akan mendukung pencapaian tujuan perusahaan secara efektif dan efisien. Perencanaan SDM yang dilakukan secara tidak sistematis, membawa dampak pada adanya kelebihan atau kekurangan SDM. Perencanaan SDM yang tidak akurat juga berakibat perusahaan tidak mampu menyediakan SDM pada saat yang tepat dan jumlah yang sesuai kebutuhan.

Untuk meminimalisir kesalahan, penggunaan teknik peramalan dalam perencanaan SDM (forecasting) menjadi langkah penting.

Teknik Peramalan SDM

  1. Ekstrapolasi

Tingkat dan jenis perubahan yang terjadi di masa lalu digunakan sebagai bahan untuk meramalkan perubahan-perubahan yang diperkirakan akan terjadi di masa yang akan datang

  1. Indeksasi

Metode memperkirakan kebutuhan ketenaga kerjaan di masa depan dengan suatu indeks tertentu.

Kedua metode di atas hanya cocok untuk peramalan jangka pendek karena faktor yang mempengaruhi permintaan atas tenaga kerja baik internal maupun eksternal dianggap konstan yang jarang ditemui pada saat ini. Perlu penggunaan instrumen lain.

  1. Analisis Statistikal

Metode analisis dengan memperhitungkan perubahan yang mungkin terjadi sebagai penyebab bergesernya tuntutan terhadap kebutuhan akan sumber daya manusia

  1. Analisis Anggaran

Apabila rencana alokasi anggaran  telah didasarkan pada berbagai teknik peramalan seperti ekstrapolasi, indeksasi dan lain-lainnya, diharapkan jumlah dan kualifikasi tenaga kerja yangidperlukan sudah mendekati kebenaran. Maka penggabungan selruh rencana satuan-satuan kerja yang ada akan memberikan gambaran tentang kebutuhan organisasi di bidang ketenagakerjaan bahkan untuk kepentingan perencanaan sumber daya manusia jangka panjang

  1. Analisis Kegiatan Baru

Memperhitungkan kebutuhan SDM dengan memperkirakan dengan memperhitungkan perkiraan organisasi ybs dengan  situasi yang dihadapi oleh pertusahaan-perusahaan lain yang sudah berpengalamn dalam menyelenggarakan kegiatan sejenis( klasifikasinya, lokasinya )

  1. Rancangan Berbasis Komputer

Metode peramalan dengan menggunakan serangkaian rumus-rumus matematikal yang secra simulatan menggunakan berbagia teknik peramalan untuk menghitung kebutuhan SDM di masa depan

 

Penggunaan teknik peramalan di atas dapat bersifat single, menggunakan salah satu teknik saja, atau menggabungkan beberapa teknik secara simultan, disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan perusahaan.

Sebagai contoh, perusahaan dapat menggunakan analisa statistic (misalnya statistic regresi) untuk menentukan trend penambahan pegawai. Di sisi lain, dikombinasikan dengan teknik analisa kegiatan baru apabila perusahaan berencana melakukan ekspansi bisnis, menambah alat, atau meningkatkan level of service.

Teknik peramalan dalam perencanaan SDM, apabila dilakukan secara benar, akan menjadi backbone perusahaan untuk mencapai kinerja yang diinginkan.