Dalam proses melamar kerja, hal pertama yang harus di lakukan adalah membuat CV atau Curriculum Vitae, dengan kata lain surat lamaran. Surat lamaran yang dibuat hendaknya tidak sembarangan, melainkan harus dibuat dengan format yang rapi dan tepat.

Memang, CV ini sesungguhnya merupakan senjata utama Anda dalam memperoleh pekerjaan impian. Apalagi jika perusahaan yang membuka lowongan kerja merupakan perusahaan yang cukup bonafid, tentu pesaing Anda semakin tinggi, maka peranan CV untuk melawan pesaing Anda pun akan semakin vital. Mari baca selengkapnya tips membuat CV.

Bingung cara membuat CV

Apabila Anda masih bingung tentang cara membuat CV yang tepat dan baik, yang bisa menarik hati dari HRD pada sebuah perusahaan, Anda jangan takut. Berikut beberapa tips yang dapat kami bagikan, cukup mudah untuk Anda lakukan.

Job research

Anda harus melakukan job research terlebih dahulu. Tujuan dari melakukan ini adalah mengetahui dengan lebih mendetail terkait informasi mengenai perusahaan beserta pekerjaan yang hendak Anda lamar tersebut. Terkait dengan job research sendiri, Anda harus mencari informasi tentang:

  • Syarat melamar kerja
  • Info perusahaan

Mencari informasi mengenai CV

Sesudah melakukan tips pertama di atas, langkah berikutnya adalah mengetahui info mengenai surat lamaran (CV) itu sendiri. Meskipun Anda sudah mengerti jika CV dengan bahasa Indonesia dikenal sebagai daftar riwayat hidup, namun Anda harus mengupdate info terkait CV tersebut. Berikut langkah-langkah yang harus Anda lakukan:

  • Ketahui isi dari CV pada umumnya

Ini khususnya berlaku bagi Anda yang fresh graduate, yang baru pertama kali membuat CV. Berikut data-data yang harus Anda cantumkan di dalam sebuah CV, yakni:

  1. Identitas diri
  2. Pendidikan
  3. Personality (Isikan tentang karakter diri Anda)
  4. Keterampilan
  5. Pengalaman kerja dan proyek
  6. Pelatihan terbaru
  7. Informasi lainnya mengenai diri Anda (Bisa diisi dengan referensi, hobi, maupun hal lain yang masih memiliki kaitan dengan pekerjaan yang hendak Anda lamar tersebut)
  • Desain CV

Anda dapat mencontoh desain CV yang menarik, bisa Anda temukan contoh-contohnya di internet. Namun harap sesuaikan format CV dengan jenis pekerjaan yang hendak diambil. Biasanya CV yang berbeda khusus CV designer grafis. Untuk jenis pekerjaan lainnya, sebaiknya memilih tampilan yang sederhana saja, pilih yang warnanya sesuai, serta simbol yang dapat dipahami dengan mudah oleh HRD nantinya.

 

Untuk desain CV, Anda harus memastikan bahwa pembaca CV tersebut dapat membaca informasi yang hendak Anda sampaikan mengenai diri Anda dengan sempurna. Anda harus memberikan batasan yang jelas pada tiap bagian CV, warna yang sesuai background dari tulisan, dengan begitu CV menjadi mudah untuk dibaca.

  • Pembuatan CV
    • Cantumkan identitas diri pada bagian atas
    • Tulis jenjang pendidikan secara singkat, padat, dan jelas
    • Deskripsikan pencapaian dan ketrampilan yang Anda miliki
    • Sebutkan dengan spesifik mengenai pelatihan dan pengalaman kerja Anda

Tambahkan informasi relevan lainnya yang memang sekiranya dibutuhkan

  • Revisi CV

Setelah Anda selesai membuat CV, pastikan untuk membaca kembali. Check lagi dan lakukan revisi pada beberapa bagian jika serasa ada yang kurang. Lakukan proofreading juga, dengan begitu kualitas CV Anda pun akan meningkat. Perbaiki ejaan dan tata bahasa juga penting untuk dilakukan.

Sekian artikel tentang tips membuat CV, agar persentase diterima kerja lebih besar. Semoga bermanfaat.