Membuat Kebijakan Penghargaan dan Apresiasi Karyawan

Sebuah organisasi akan sukses apabila dibangun di atas budaya yang menghargai karyawannya dan memperlakukan mereka dengan adil. Itulah alasan penting mengapa sebuah perusahaan harus memiliki program penghargaan dan apresiasi yang dirancang untuk membuat karyawan merasa dihargai dan membantu memaksimalkan hidup mereka.

Berikut ini ada beberapa langkah yang perlu ditempuh untuk membuat kebijakan yang efektif.

1. Menilai Sistem Saat Ini di Tempat Kerja

Manajemen SDM harus memiliki pemahaman umum tentang sikap karyawan terhadap apresiasi di tempat kerja. Hal ini dapat diperoleh melalui survei anonim. Terkadang, pendekatan terbaik adalah langsung dan menjelaskan apa yang ingin dicapai.

Ajukan pertanyaan yang mencari informasi, seperti: Lingkungan kerja ideal menurut Anda seperti apa? Penghargaan apa yang Anda harapkan? Apa yang mempermudah pekerjaan Anda?

Dengan menggunakan informasi ini, manajemen SDM dapat menawarkan solusiĀ  berkenaan dengan kebijakan apresiasi. Pastikan untuk mendapatkan masukan dari semua posisi dan departemen, karena bisa terjadi perbedaan pola pikir antara satu kelompok dan kelompok lainnya.

2. Menentukan TargetĀ  Sebelum Memulai

Yang paling efektif adalah jika HRD menggunakan target yang cerdas, spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan terikat waktu. Berikut adalah beberapa contoh target.

Target yang tidak baik: membantu karyawan merasa lebih nyaman dengan memberi mereka fasilitas.

Target yang baik: Meningkatkan kepuasan dan kenyamanan karyawan di tempat kerja melalui penyediaan pojok makanan dan minuman.

Target yang tidak baik: mengurangi jumlah hari sakit karyawan dengan memberi tahu mereka untuk tetap menjaga kesehatan.

Target yang baik: Menjaga karyawan tetap sehat, dan mengurangi jumlah hari sakit satu per karyawan setiap tahun dengan rencana perawatan kesehatan berkualitas tinggi.

3. Meneliti Jenis Penghargaan dan Apresiasi untuk Karyawan

Pada tahap ini, manajemen SDM mulai menentukanĀ  jenis kebijakan penghargaan yang dipilih. Terserah manajemen SDM untuk memutuskan program yang paling sesuai dengan kebutuhan karyawan.

Beberapa jenis program penghargaan dan apresiasi yang paling populer diantaranya:

Kesempatan bekerja dari jauh. Kesempatan ini menarik, karena sebagian besar karyawan mengatakan lingkungan kerja ideal bagi mereka diantaranya adalah fleksibilitas waktu dan lokasi kerja.

Cemilan gratis. Hal ini mungkin kelihatannya sepele, tetapi camilan adalah sesuatu yang bagus untuk membuat karyawan merasa nyaman, mendukung kolaborasi, dan menumbuhkan lingkungan kerja sehat yang menghargai prestasi.

4. Menerapkan dan Mengoptimalkan Kebijakan di Seluruh Perusahaan

Sukses ditentukan oleh target yang sebelumnya sudah ditetapkan. Misalnya, target yang ingin dicapai adalah meningkatkan kepuasan karyawan melalui penyediaan pojok makanan dan minuman, yang diharapkan meningkatkan kepuasan karyawan sebesar 5%. Tentukan jangka waktu yang digunakan sebagai pembanding, apakah itu 3 bulan, 6 bulan, atau satu tahun, lalu bandingkan. Jika tingkat kepuasan tidak bertambah sesuai target, kemungkinan terdapat penyebab yang lain. Jika tingkat kepuasan meningkat sesuai target, maka program itu telah berhasil.

Kebijakan yang efektif adalah mencari titik yang paling optimal. Sangat jarang sebuah kebijakan langsung berhasil sempurna pada percobaan pertama. Setelah membuat perubahan dan menerapkan rencana baru, dapatkan umpan balik dari karyawan, dan pelajari angkanya. Carilah faktor pendukung keberhasilan program dan faktor mana yang butuh perbaikan. Jaga agar jalur komunikasi tetap terbuka, dan komunikasikan kepada karyawan bahwa jalan menuju sukses sedang berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.