Prosedur Charette bag 1

Ini adalah istilah suatu pendekatan pola diskusi yang berguna ketika harus melibatkan banyak orang atau ketika Anda memiliki banyak topik yang perlu didiskusikan.

Pernahkah Anda memandu diskusi brainstorming dengan peserta lebih dari sepuluh orang atau harus melakukan brainstorming berbagai ide? Jika demikian, Anda akan menyadari bahwa metode diskusi konvensional memiliki keterbatasan.

Diskusi itu dapat dengan cepat lepas kendali dan menjadi tidak produktif. Diskusi dengan banyak peserta juga cenderung hanya didominasi oleh beberapa individu, yang berarti tidak semua orang mendapat kesempatan berkontribusi dengan setara.

Prosedur Charette adalah nama suatu prosedur diskusi yang menggunakan strategi pembagian sekelompok besar orang menjadi beberapa kelompok orang dengan jumlah yang lebih kecil. Kemudian beberapa kelompok itu melakukan brainstorming ide-ide pada satu waktu sampai semua kelompok memiliki kesempatan untuk melakukan brainstorming.

Pimpinan keseluruhan kelompok lalu menggunakan hasil dari setiap sesi kelompok sebagai masukan untuk pertemuan berikutnya. Ini berarti setiap kelompok memiliki kesempatan untuk membangun ide-ide dari kelompok sebelumnya.

Tema pembicaraan bergerak dari satu kelompok ke kelompok lain sampai semua kelompok mendapat kesempatan mendiskusikannya. Setelah semua kelompok mendiskusikan semua tema, ide akhir dikumpulkan dan dianalisa bersama.

Jika ada lebih dari satu topik pembahasan, maka setelah kelompok pertama selesai membahas topik satu, mereka dapat mulai membahas topik dua, sekaligus topik satu mulai dibahas oleh kelompok dua. Dengan begitu, banyak topik yang bisa dibahas.

Beberapa alasan mengapa menggunakan Prosedur Charette adalah:

  • Anda memiliki banyak – sekitar 15 atau lebih – orang yang perlu dilibatkan dalam sesi diskusi.
  • Anda memiliki lebih dari satu ide yang ingin dibicarakan.
  • Anda memiliki waktu terbatas untuk membahas setiap topik, atau Anda ingin dengan sengaja membatasi waktu yang tersedia untuk membahas setiap topik agar diskusi tetap fokus dan tidak berlarut-larut.
  • Anda ingin memastikan setiap orang yang hadir mendapat kesempatan terbaik untuk berkontribusi dalam diskusi.

Prosedur Charette memungkinkan setiap orang untuk berpartisipasi dalam diskusi tanpa mengorbankan kualitas atau efektivitas sesi.

Jika menengok ke sejarahnya, kata Charette itu sendiri berasal dari bahasa Prancis yang berarti kereta. Penggunaan kata dalam konteks Prosedur Charette dimulai pada abad kesembilan belas ketika sebuah kereta dorong digunakan untuk mengumpulkan karya mahasiswa arsitek. Mahasiswa yang belum menyelesaikan tugasnya sesuai batas waktu harus melakukan sentuhan akhir pada pekerjaannya saat kereta sedang didorong untuk mengumpulkan pekerjaan mahasiswa berikutnya.

Yang unik pada diskusi ini adalah terdapat satu sosok penting selama Prosedur Charette berlangsung, yaitu orang yang berperan sebagai perekam. Orang ini menuliskan catatan diskusi yang terjadi dalam setiap kelompok.

Orang ini akan berpindah dari satu grup ke grup lainnya bersamaan dengan perpindahan topik saat topik tersebut berotasi di setiap grup. Anda akan membutuhkan satu orang untuk bertindak sebagai perekam setiap topik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.