Apa itu coaching leadership (2)

coaching leadership banyak dibutuhkan oleh berbagai organisasi karena bisa membantu setiap individu berkembang. Melanjutkan bagian sebelumnya, berikut adalah langkah-langkah yang bisa ditempuh agar menjadi coaching leader yang sukses:

3. Pertimbangkan sesi pertemuan empat mata

Karyawan mungkin merasa lebih nyaman berbicara dan belajar dari Anda ketika mereka memiliki waktu berbicara empat mata. Tawarkan kesempatan ini kepada mereka untuk mengukur tingkat minat.

4. Riset pemikiran kepemimpinan

Belajar menjadi pelatih yang baik membutuhkan waktu dan riset. Jika Anda berkomitmen untuk tujuan tersebut, Anda harus mencari informasi sebanyak mungkin untuk meningkatkan keterampilan melatih Anda. Anda dapat menemukan teknik dan tren baru melalui lokakarya profesional, buku bisnis, tutorial online, dan banyak lagi cara lain untuk menambah wawasan Anda.

Memanfaatkan jaringan bersama profesional lain untuk melihat apakah mereka bersedia berbagi pengalaman dalam hal pembinaan dengan Anda. Para pemimpin yang sukses pastinya telah belajar melalui berbagai cara dan kemungkinan memiliki tip dan trik yang telah mereka pelajari selama bertahun-tahun dan pengalaman menghadapi berbagai tantangan yang akan bermanfaat bagi Anda.

5. Luangkan waktu untuk merenung dan melakukan persiapan

Luangkan waktu untuk menganalisis upaya pembinaan Anda. Ajukan pertanyaan kepada diri sendiri tentang keseluruhan proses dan nilai tanggapan yang Anda terima selama saat-saat melakukan pembinaan. Ketika Anda mempelajari sesuatu yang baru,, buat catatan agar Anda tidak mudah lupa nantinya. Renungkan setiap tantangan dan cara memperbaikinya. Pertimbangkan untuk melakukan survei anonim untuk mempelajari bagaimana perasaan karyawan Anda tentang kepemimpinan pembinaan Anda.

6. Menjaga hubungan yang baik dengan karyawan

Proses coaching membutuhkan tingkat kepercayaan yang tinggi. Jika anak buah tidak merasa bahwa Anda menghormati mereka, mereka akan merasa seolah-olah terus diawasi dan ragu-ragu mendengarkan nasihat Anda. Bangun hubungan yang solid dengan interaksi yang positif. Jaga agar komentar Anda tetap profesional dan mampu memberi dukungan terhadap kemajuan kemampuan dan karir mereka.

7. Tindak lanjuti dengan pemberian tugas

Setelah Anda membangun kepercayaan dan mengajari anggota tim Anda bagaimana bekerja dengan baik, tindak lanjuti dengan penugasan untuk membuat mereka lebih bertanggung jawab. Pertimbangkan untuk menjadwalkan pertemuan tindak lanjut rutin sehingga karyawan memahami bahwa mereka diharapkan untuk menerapkan apa yang Anda ajarkan. Pikirkan suatu cara pemberian penghargaan kepada karyawan berdasarkan kinerja mereka untuk membantu memotivasi karyawan agar bekerja dengan baik.

8. Jalani hidup dengan tujuan

Bahkan ketika Anda tidak sedang bekerja, Anda harus berusaha untuk memiliki interaksi yang bermakna dengan orang-orang yang mungkin memperhatikan Anda sebagai sumber keteladanan. Pemimpin yang sukses menerapkan gaya coaching tidak akan bertindak seperti aktor atau aktris film yang memiliki mekanisme on/off saat di depan kamera atau sedang menjalani kehidupan nyata. Pemimpin ini tidak akan mematikan pola pikir dan tindakannya, walaupun di luar jam kerja.

bersambung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.