Kepemimpinan Situasional (6)

Kelebihan dan Kekurangan Kepemimpinan Situasional

Kelebihan

Meningkatkan produktivitas: Salah satu manfaat kepemimpinan situasional adalah meningkatkan produktivitas secara keseluruhan di antara anggota tim. Karena setiap anggota tim memiliki tingkat keterampilan dan motivasi yang berbeda, menggunakan bentuk kepemimpinan adaptif memungkinkan Anda untuk mengevaluasi setiap orang secara terpisah dan memaksimalkan hasil mereka.

Berfokus pada anggota tim: Model kepemimpinan situasional berfokus pada anggota tim. Menggunakan satu gaya kepemimpinan untuk semua anggota tim seperti mencoba memasukkan semua orang ke dalam satu kotak. Kepemimpinan situasional memiliki komitmen tinggi kepada setiap anggota tim dan memberi mereka ruang sendiri untuk berkembang.

Mendorong fleksibilitas: Kepemimpinan situasional mendorong fleksibilitas karena kepemimpinan membentuk tingkat keterampilan, motivasi, dan kepercayaan diri setiap anggota tim. Model kepemimpinan yang kurang fleksibel mungkin tidak mempertimbangkan tingkat motivasi setiap anggota tim, tetapi kepemimpinan situasional harus fleksibel untuk mengarah pada peningkatan produktivitas.

Kekurangan

Dapat menyebabkan kebingungan: Salah satu kelemahan kepemimpinan situasional adalah dapat menimbulkan kebingungan. Kurangnya keseragaman dalam gaya kepemimpinan dapat menyebabkan anggota tim mempertanyakan apa yang seharusnya mereka lakukan.
Misalnya, beberapa anggota tim mengalami kesulitan ketika suatu tugas yang langsung dikerjakan oleh manajer pada pekan sebelumnya mengalami perubahan, diserahkan kepada tim pada pekan berikutnya. Anda dapat mencegah kebingungan dengan bertanya kepada anggota tim gaya kepemimpinan situasional apa yang mereka sukai.

Berfokus pada tujuan jangka pendek: Anggota tim yang lebih memilih untuk fokus pada tujuan jangka panjang mungkin tidak menyukai kepemimpinan situasional karena berfokus pada tujuan jangka pendek. Saat mengubah gaya kepemimpinan, Anda harus fokus pada tugas yang ada, alih-alih tugas atau tujuan yang direncanakan berbulan-bulan sebelumnya. Anggota tim mungkin merasa tidak nyaman jika mereka tidak tahu gaya kepemimpinan apa yang akan mereka hadapi minggu depan atau bulan depan. Jika anggota tim Anda membutuhkan perencanaan jangka panjang, Anda dapat menemukan jalan tengah dengan merencanakan tugas sebelumnya dan mendiskusikan gaya kepemimpinan apa yang mereka sukai untuk setiap tugas yang akan datang. Memberi tahu tim bahwa Anda memiliki kebebasan mengubah gaya kepemimpinan ketika dibutuhkan dapat meringankan pikiran mereka.

Pemimpin terlalu banyak mengambil tanggung jawab: Kepemimpinan situasional memberikan banyak tanggung jawab kepada pemimpin untuk memutuskan jenis gaya apa yang akan diterapkan dan kapan. Model ini bisa menjadikan Anda stres karena Anda harus fleksibel dan mudah beradaptasi setiap saat. Anda juga perlu menilai emosi, keterampilan kerja, dan keterampilan sosial tiap anggota tim untuk menentukan kebutuhan kepemimpinan tim.
Demi meringankan beban, cobalah untuk mengenal anggota tim Anda sebagai individu. Setelah Anda mengenal mereka dengan baik, Anda mungkin menyadari bahwa gaya kepemimpinan yang mereka butuhkan tetap konsisten. Meskipun setiap anggota tim mungkin memerlukan perubahan gaya sesekali, sebagian besar anggota tim memiliki gaya komunikasi yang disukai.

Sebagai penutup, bisa kita simpulkan bahwa kepemimpinan situasional bersifat fleksibel dan adaptif. Anda dapat memotivasi tim agar berkinerja lebih baik di tempat kerja dengan menyesuaikan gaya kepemimpinan supaya bisa selaras dengan kebutuhan tim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.