Analisis Kesenjangan (2)

Analisis Kesenjangan adalah sebuah metode sederhana yang digunakan oleh organisasi untuk meningkatkan kinerjanya. Pada bagian sebelumnya kita telah membahas pengertiannya. Lalu berikutnya kita menjabarkan langkah-langkahnya.

Proses Analisis Kesenjangan (lanjutan)

2. Identifikasi Bidang Pengujian yang Spesifik

Dalam langkah ini kita mengidentifikasi bidang spesifik yang ingin ditingkatkan dalam bidang umum yang dijelaskan pada langkah 1. Misalnya, jika area umum yang kita selidiki adalah pemasaran online, maka kita dapat mengidentifikasi pembuatan konten dan iklan berbayar sebagai bidang spesifik yang kita ingin perbaiki.

3. Tentukan Target

Sekarang setelah kita mengidentifikasi bidang peningkatan yang lebih spesifik, langkah selanjutnya adalah menetapkan target untuk setiap bidang.

Masukan umum untuk langkah ini (dan langkah berikutnya) adalah perbandingan, di mana perusahaan akan membandingkan kinerjanya di suatu bidang dengan kinerja pesaingnya di bidang yang sama. Hasil dari perbandingan ini akan menunjukkan bidang yang kinerjanya kurang baik dan bidang ini biasanya dipilih sebagai bidang perbaikan di langkah ini. Masukan lain yang umum digunakan pada langkah ini adalah menganalisis praktik terbaik industri.

Target apa yang ditetapkan akan bergantung pada kombinasi waktu yang tersedia untuk mengatasi kesenjangan serta ambisi organisasi.

4. Tentukan Keadaan Saat Ini

Sekarang setelah kita memahami tujuan yang ingin kita capai, penting untuk memahami di mana kita berada sebelum menyusun rencana aksi.

Dengan memahami di mana kita berada, kemungkinan besar kita akan membuat rencana tindakan yang realistis. Itu juga memudahkan untuk melihat apakah kita membuat kemajuan menuju keadaan yang kita inginkan, karena jika kita tidak tahu dari mana kita memulai maka sangat sulit untuk mengukur kemajuan menuju tujuan kita.

Perbedaan antara langkah ke-4 dan langkah ke-3 adalah identifikasi celah yang ada di hadapan kita, yaitu jarak antara di mana kita berada dan di mana kita ingin berada.

5. Tentukan Langkah Tindakan

Sekarang setelah kita memahami kesenjangannya, kita menggunakan langkah terakhir ini untuk menjelaskan langkah-langkah perbaikan yang akan kita ambil untuk menutup kesenjangan dan mencapai tujuan yang kita inginkan. Intinya, langkah ini adalah rencana tindakan kita untuk mencapai tujuan yang kita inginkan.

Rencana tindakan harus diprioritaskan untuk memberikan pengembalian investasi terbesar. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan memprioritaskan kesenjangan pada aspek yang paling penting terlebih dahulu, atau menargetkan aspek dengan kesenjangan paling dekat terlebih dahulu.

Contoh Analisis Kesenjangan

Mari kita lihat contoh sederhana untuk memudahkan pemahaman konsep ini. Untuk keperluan contoh, misalkan kita berada di sebuah perusahaan elektronik, dan kita sedang menyelidiki kepuasan pelanggan, terutama pelanggan yang mengembalikan barang disertai dengan kerusakan kepada kita selama masa garansi agar bisa diperbaiki.

Langkah 1: Jelaskan Area Umum

Langkah pertama adalah mendeskripsikan area umum yang sedang kita selidiki.

Seperti yang telah kita gambarkan sebelumnya, kita hanya memperhitungkan barang rusak yang dikembalikan dalam masa garansi. Jika kita tidak secara eksplisit menyatakan bidang yang sedang diselidiki, maka ada kemungkinan kebingungan dapat terjadi di antara pemahaman rekan-rekan kita tentang ruang lingkup Analisis Kesenjangan yang sedang diteliti.

bersambung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.