Month: June 2017

Peran Strategis SDM dalam Kesuksesan Organisasi

  Sebelum kita mengurai peran strategis SDM, yang sebenarnya perlu kita lakukan adalah bertanya, “Apa yang kita maksud dengan kesuksesan?” Jika kesuksesan didefinisikan sebagai membantu organisasi menghasilkan keuntungan, hal itu mempersempit makna dari eksistensi sebuah organisasi. Apabila kesuksesan didefinisikan sebagai membantu organisasi mencapai misinya, visi, strategi, dan tujuannya, maka dalam hal ini peran SDM menjadi sangat penting. Definisi yang lebih luas ini menekankan pada perspektif pandang yang harus dimiliki oleh setiap profesional HR sebagaimana didengung-dengungkan David Ulrich dan guru HR lainnya. Perspektif ini menekankan bahwa pengelola SDM harus jeli melihat keterkaitan yang erat antara kinerja individu, tim, departemen, dan...

Read More

Memetakan dan Mengembangkan SDM dengan Metode Assessment Center

Apa itu Asesmen Center? Asesment center adalah metode sistematis untuk mengukur atau menilai kompetensi SDM yang dianggap penting bagi keberhasilan karyawan dalam menampilkan kinerja yang unggul. Sejatinya sejarah assessment center digunakan awal kali di dunia militer. Jerman menggunakan assessment center untuk menyeleksi pegawai pemerintahan untuk menghadapi Perang Dunia I. Menyusul Amerika Serikat, menggunakan metode assessment center untuk menyeleksi calon pegawai untuk tugas spionase atau mata-mata. Assessment center di desain untuk memberikan kesempatan bagi kandidat untuk menampilkan kemampuan dan skill yang dianggap berpengaruh signifikan pada kinerja unggul. Assessment center menggunakan beberapa instrument tes untuk menjaring kompetensi yang ingin diukur. Kegunaan...

Read More

Motivasi Ekstrinsik dan Intrinsik, Mana yang Lebih Efektif Merubah Perilaku

Mengembangkan motivasi ekstrinsik dan intrinsik, selalu menjadi diskusi menarik dalam pengembangan sumber daya manusia di organisasi. Mana yang lebih dipentingkan? lebih efektif dalam merubah perilaku karyawan? Mari kita diskusikan. Motivasi ekstrinsik adalah motivasi yang muncul karena pengaruh dari luar individu, dapat berupa ajakan, suruhan, paksaan dari orang lain yang mempengaruhi seseorang untuk melakukan suatu tindakan. Sebaliknya motivasi intrinsik adalah motivasi yang muncul dari dalam diri untuk melakukan suatu tindakan tanpa ada suatu paksaan dari luar. Karyawan yang menjadi lebih semangat bekerja karena distimulasi untuk mendapatkan bonus dari perusahaan adalah contoh dari perilaku yang dikendalikan oleh motivasi ekstrinsik. Karyawan yang bekerja...

Read More