Ingin gaji tambahan, Sudahkah Anda membuat business planApakah Anda termasuk seorang karyawan yang ingin memiliki gaji tambahan? Walaupun menginginkan hal tersebut, kenaikan gaji di perusahaan merupakan keputusan perusahaan. Itu di luar wewenang karyawan. Namun jangan putus asa, karena Anda bisa melakukan usaha sampingan, tentunya tanpa menurunkan kinerja Anda pada pekerjaan Anda di perusahaan. Kecuali ke depannya Anda ingin fokus pada usaha sampingan Anda yang berkembang dan ingin menjadikannya sebagai pekerjaan utama. Usaha sampingan memang bisa mendatangkan uang tambahan, namun tidak sepenuhnya bisa berjalan mulus, khususnya tanpa menggunakan business plan. Mari baca selengkapnya.

Usaha sampingan membutuhkan strategi jitu

Usaha sampingan, khususnya yang baru dirintis oleh Anda, apalagi jika Anda belum memiliki pengalaman sebelumnya dalam bidang tersebut tidak serta merta akan langsung memberikan profit. Akan bertambah parah lagi jika Anda menjalankan usaha tersebut tanpa mempunyai business plan atau rencana bisnis. Business plan ini memiliki kegunaan untuk membantu mengarahkan membangun usaha sampingan Anda untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Banyak orang yang belum menyadari tentang hal ini, sehingga tidak aneh lagi jika banyak orang yang menjalankan usaha sampingan kemudian gulung tikar. Walaupun sesungguhnya orang tersebut bukan bermasalah dalam modal, melainkan karena tak memiliki business plan, dengan kata lain tak memiliki strategi yang jitu untuk menjalankan bisnis tersebut.

Tidak hanya ide brilian

Mungkin Anda seringkali melihat iklan di televisi yang menunjukkan bahwa hanya dengan memiliki ide brilian maka sudah bisa menciptakan sebuah bisnis yang menguntungkan. Teorinya memang begitu, namun fakta menunjukkan hal yang berbeda. Anda akan merasakannya jika Anda sudah menjalankannya sendiri, khususnya bagi Anda yang menjalankan bisnis sampingan dengan memiliki business plan, dan dengan yang tidak, pasti perbedaan tingkat kesuksesannya akan benar-benar terlihat. Business plan sendiri harus dibuat dengan tepat dan rencana matang, di dalamnya akan ada analisis, begitu pula dengan strategi yang harus dijalankan, sehingga Anda pun akan bisa mengambil keputusan serta membuat kebijakan yang menguntungkan dan lebih baik.

Business plan dan pelanggan

Dalam membuat sebuah business plan, Anda harus jeli melihat siapakah pelanggan Anda. Anda harus mengetahui usia, tempat tinggal, gender, dan lain-lainnya. Anda harus ingat jika pelanggan merupakan seseorang yang akan membeli produk maupun menggunakan jasa yang Anda tawarkan untuk berkelanjutan, jadi bukan hanya satu kali beli kemudian menghilang, bukan seperti itu. Dengan Anda mengetahui informasi tentang pelanggan, maka Anda pun bisa melakukan penyesuaian produk, juga strategi pemasaran yang tepat, serta bagaimana mempertahankan kepuasan pelanggan Anda. Karena setiap pelanggan memang memiliki kriteria keputusan tertentu, Anda harus mengetahui ini. Tanpa business plan yang baik, maka semua itu tak akan bisa Anda capai.

Yang bekerja di balik pembuatan produk atau jasa Anda

Dalam sebuah bisnis pasti ada yang namanya produk atau jasa, dan ada orang di baliknya atau mungkin tim, yang membuat produk atau jasa tersebut. Bisa juga ini berarti Anda telah memiliki beberapa pegawai, khususnya jika usaha sampingan Anda mulai semakin sukses. Anda harus memiliki business plan yang baik tentang bagaimana Anda mendapatkan pegawai yang tepat, bagaimana memberikan pelatihan sehingga pegawai cepat bisa bekerja dengan baik, dan yang tidak kalah penting bagaimana Anda mempertahankan pegawai yang berkualitas.

Sekian artikel tentang ingin gaji tambahan? Sudahkah Anda membuat business plan? Semoga bermanfaat.