Penelitian psikologi menemukan bahwa kebahagiaan merupakan kombinasi genetika (50%), situasi (10%), dan usaha individu (40%). Faktor genetic dan situasi menjadi faktor yang sulit dikontrol, namun kita dapat mengendalikan sepenuhnya faktor ketiga yaitu usaha individu. Inilah tujuh ritual kebahagiaan yang bisa Anda adopsi hari ini, masing-masing didukung oleh sains.

  1. Sediakan Waktu untuk Olahraga

Olahraga memicu dilepaskannya hormon endorphin ke otak. Pelepasan hormone endorphin tersebut memicu perasaan bahagia. Selain itu, saat berolahraga, tubuh kita juga melepaskan kortisol. Kortisol dilepaskan sebagai respons terhadap situasi yang tertekan, ketakutan, atau challenge situation. Pelepasan hormone kortisol ke otak ini juga membawa efek mengurangi stres dan membuat lebih bahagia. Untuk menuai manfaat dari hormone endorphin dan kortisol ini, kita hanya memerlukan latihan 20 sampai 30 menit setiap hari. Dianjurkan juga untuk melakukan beragam aktivitas fisik untuk melatih otot-otot yang lain, bukan mengulang latihan yang sama setiap hari, selain juga untuk mengurangi kebosanan.

  1. Bersyukur

Bersyukur, menunjukkan penghargaan terhadap apa yang kita miliki memungkinkan kita untuk mengalami emosi positif secara konsisten sepanjang hari. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah penelitian telah menunjukkan kaitan antara rasa syukur dengan peningkatan rasa bahagia. Bersyukur membuat perasaan lebih positif, membuat hubungan interpersonal yang lebih baik, perbaikan kesehatan mental dan fisik, dan mengurangi perilaku agresif pada orang lain. Singkatnya, Anda akan menjadi lebih terbuka, lebih kooperatif, dan lebih menyenangkan bagi lingkungan sekitar.

  1. Diet Sehat

Keterkaitan diet dan kesehatan mental dalam berbagai penelitian sudah tidak diragukan lagi. Pilihan makanan yang bergizi, dan pola hidup yang sehat menjadi prasyarat penting yang menentukan kesehatan mental seseorang.

Tantangan yang dihadapi saat ini adalah melimpahnya ketersediaan makanan olahan manis yang bersumber dari karbohidrat rantai pendek. Usahakan berpegang pada diet yang sederhana dan tidak terlalu membatasi, dan hindari makanan olahan.

Kesehatan otak juga perlu diperhatikan karena penting untuk berbagai fungsi dan proses penting, termasuk dengan cara memantau jadwal tidur dan kondisi emosi. Dengan demikian sress akan terjaga dalam tingkat yang wajar.

  1. Meningkatkan Konsentrasi melalui Meditasi

Mindfulness adalah kualitas kesadaran diri (consciousness), yang mencakup keadaan sadar terjaga (awareness) dan perhatian (attention) dan harus dibedakan dari proses mental seperti kognisi (perencanaan-pengawasan), motivasi, dan keadaan emosi (Brown & Ryan, 2003).

Konsep ini membantu kita menerima siapa diri kita dan apa yang kita miliki, serta menjalin hubungan yang lebih dekat dan lebih memuaskan dengan lingkungan sekitar kita. Perhatian biasanya dilakukan melalui meditasi.

Meditasi mindfulness adalah alat yang bisa kita gunakan untuk membantu menjembatani kesenjangan antara realitas dan cita-cita, membuat kita lebih rileks, lebih menerima, dan pada akhirnya lebih bahagia.

  1. Luangkan Waktu Jauh dari Teknologi

Banyak perusahaan, memahami pentingnya melepaskan diri dari teknologi untuk jangka waktu tertentu. Fokus konstan pada layar computer atau smart phone mengganggu jadwal tidur Anda dan mengurangi kemampuan Anda untuk benar-benar fokus pada hal yang penting. Dengan mengabaikan atau mencabut perangkat mobile Anda secara berkala, Anda akan menghabiskan lebih sedikit waktu di internet. Akibatnya, Anda akan memiliki lebih banyak waktu untuk fokus pada tujuan, pekerjaan, dan orang yang Anda cintai.

  1. Berpikir Positif

Berpikir positif menghasilkan kesehatan, kesuksesan dan kesejahteraan sama seperti hasil sehat, sukses dan bahagia dalam pemikiran positif. Sementara pikiran positif tidak konstan, kemunculan mereka dari waktu ke waktu dapat menguntungkan hubungan pribadi kita dan juga kemungkinan kesuksesan kita. Penelitian menunjukkan bahwa sementara emosi negatif mempersempit pemikiran Anda dan membatasi kemampuan Anda, emosi positif memperluas pemikiran Anda dan meningkatkan kemampuan Anda. Hasilnya adalah siklus berpikir positif, sukses, sehat, dan bahagia.

  1. Sebarkan Kebahagiaan dengan Membantu Orang Lain

Mereka yang membantu orang lain dengan cara apa pun, entah dengan menyumbang untuk amal atau menjadi relawan, memiliki perasaan positif dan harga diri yang lebih baik. Mereka yang bermurah hati akan merasa lebih terhubung dengan komunitas mereka, memiliki hubungan yang kuat dan langgeng, lebih optimis, lebih bersyukur dan puas, dan merasa lebih percaya diri.

Kebahagiaan dan kesuksesan adalah sebuah siklus. Semakin kita berusaha untuk bahagia, maka kita akan semakin sukses, sehat, dan bahagia. Semakin kita sukses dan sehat, akan semakin bahagia kita nantinya.

7 kebiasaan yang membuat hidup bagaia ini telah terbukti bermanfaat tidak hanya pada peningkatan kebahagiaan, namun juga meningkatkan kesehatan dan kesuksesan yang lebih besar.