9 Model Struktur Organisasi Perusahaan (5)

Bergantung pada ukuran bisnis dan tujuannya, struktur organisasi bisa bervariasi. Setiap jenis memiliki kelebihan dan kekurangan. Terddapat beberapa jenis struktur organisasi yang biasa digunakan oleh perusahaan, dari 9 yang akan kami sampaikan, 6 jenis sudah kami uraikan sebelumnya, berikut adalah kelanjutannya.

7. Struktur Melingkar

Meskipun mungkin tampak sangat berbeda dengan struktur organisasi lain yang disorot dalam pembahasan tema ini, struktur melingkar masih bergantung pada hierarki, karyawan tingkat yang lebih tinggi menempati bagian lingkaran yang lebih dalam dan karyawan tingkat bawah menempati lingkaran yang lebih luar. Para pemimpin atau eksekutif dalam organisasi sirkular tidak dilihat sebagai orang yang duduk di atas organisasi yang mengirimkan arahan ke bawah rantai komando. Tetapi, mereka berada di pusat organisasi, menyebarkan visi mereka mengarah ke bagian lingkaran yang lebih luar.

Dari perspektif ideologis, struktur melingkar dimaksudkan untuk mendorong komunikasi dan arus informasi yang bebas di antara berbagai bagian di dalam organisasi. Sementara struktur tradisional menunjukkan departemen atau divisi dalam organisasi sebagai individu yang menempati cabang semi-otonom, struktur melingkar menggambarkan semua divisi di dalamnya sebagai bagian dari keseluruhan yang sama.

Keunggulan

Sebagian besar contoh struktur organisasi memiliki hierarki top-down. Atau, jenis struktur ini mengikuti arus keluar dan berkontribusi pada arus informasi yang bebas di seluruh bisnis. Ini bisa menjaga semua karyawan agar senantiasa selaras dengan proses dan tujuan perusahaan dan mendorong karyawan untuk berkolaborasi antar departemen.

Kekurangan

Dari perspektif praktis, struktur melingkar dapat membingungkan, terutama bagi karyawan baru. Tidak seperti struktur top-down yang lebih tradisional, struktur melingkar dapat mempersulit karyawan untuk mengetahui kepada siapa mereka melapor dan bagaimana mereka harus bertindak agar bisa menyesuaikan diri dengan struktur organisasi.

8. Struktur Datar

Sementara struktur organisasi yang lebih tradisional mungkin terlihat lebih menyerupai piramida, dengan beberapa tingkatan seperti supervisor, manajer dan direktur yang berada di antara staf terbawah dan kepemimpinan puncak, struktur datar membatasi tingkatan manajemen sehingga di antara staf terbawah dan kepemimpinan puncak hanya ada lebih sedikit tingkatan. Struktur ini juga tidak selalu berbentuk piramida,, bisa berbentuk apapun. Seperti yang kami sebutkan sebelumnya, Ini juga merupakan bentuk “Struktur Organik”.

Para staf dapat lebih produktif dalam lingkungan yang memiliki tekanan hierarki yang lebih rendah. Struktur ini bisa membuat karyawan merasa bila manajer mereka seperti setingkat atau seperti anggota tim.

Keunggulan

Penghapusan karyawan manajemen menengah merupakan ciri khas tipe struktur datar. Keuntungannya langsung terasa. Pertama, mengurangi biaya perusahaan. Kedua, memungkinkan staf untuk membangun hubungan langsung dengan manajemen atas. Dan terakhir, model ini mempersingkat proses pengambilan keputusan.

Kekurangan

Jika ada kondisi ketika tim dalam organisasi tidak mencapai kesepakatan pada sesuatu yang strategis, akan sulit mencapai keselarasan bila pada saat yang dibutuhkan tidak ada keputusan eksekutif dari seorang pemimpin. Bila dalam pengerjaan beberapa proyek yang bersamaan penentuan manajernya terlalu cair, akan sulit untuk menentukan siapa yang harus dituju oleh seorang karyawan jika mereka memerlukan persetujuan atau keputusan eksekutif. Jadi, jika Anda memilih penggunaan struktur organisasi datar, Anda harus memiliki tingkatan manajemen atau jalur yang sangat jelas yang dapat dirujuk oleh pemberi kerja atau para staff.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.