Prinsip Pemasaran dan Periklanan Sosial

Pemilik bisnis pada umumnya ingin mencari keuntungan, tetapi di sisi lain banyak juga pengusaha yang ingin memberikan nilai lebih pada bisnisnya selain hal itu. Mereka ingin membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik melalui bisnis mereka. Alat dan manajemen pemasaran yang digunakan dengan benar akan memiliki pengaruh kuat pada konsumen. Ini memberikan peluang bagi perusahaan yang ingin memiliki kontribusi positif – selain ekonomi – bagi lingkungan di sekelilingnya. Pemasaran sosial membahas teknik pemasaran yang mempromosikan segala hal yang berhubungan dengan bidang sosial kemasyarakatan.

Pemasaran sosial

Prinsip-prinsip pemasaran sosial hampir sama dengan prinsip-prinsip manajemen pemasaran pada umumnya. Perbedaannya adalah bahwa pemasaran sosial memiliki tujuan sosial daripada mencari keuntungan. Tapi itu tidak berarti pemasaran sosial tidak memiliki nilai praktis untuk bisnis Anda. Mendemonstrasikan kepada publik bahwa perusahaan Anda tidak melulu membicarakan uang dan menghasilkan keuntungan dapat membangun persepsi positif di kalangan konsumen tentang perusahaan dan industri Anda.

Kegigihan

Menurut buku manajemen “Social Marketing for Public Health: Global Trends and Success Stories,” oleh Hong Cheng dan rekan, mengikuti suatu prinsip dan strategi pemasaran umum sangat berguna bagi program pemasaran sosial perusahaan Anda.. Perubahan sosial tidak terjadi dalam semalam, sehingga pada awalnya kampanye pemasaran sosial Anda mungkin memiliki pengaruh yang kecil dalam waktu dekat. Tapi tetaplah gigih berusaha karena perubahan akan datang pada akhirnya.

Segmentasi

Prinsip berikutnya adalah mengelompokkan audiens demi memaksimalkan pengaruh kampanye pemasaran. Misalnya, Anda ingin mempromosikan pelestarian lingkungan kepada pelanggan Anda, aalih-alih membuat satu tema untuk semua audiens, rancang beberapa tema kampanye untuk beberapa kelompok pelanggan yang berbeda usia. Pelanggan berusia dewasa lanjut yang biasanya telah berkeluarga, misalnya, mungkin lebih mudah dipengaruhi oleh pesan-pesan yang membahas pelestarian lingkungan untuk generasi berikutnya. Sementara konsumen dewasa awal mungkin akan merespons lebih baik pesan-pesan yang mempromosikan kegiatan yang menyenangkan, seperti terlibat dalam upaya pembersihan lingkungan. Memahami audiens yang Anda target membantu Anda membuat pesan masalah sosial yang Anda kampanyekan menarik perhatian mereka.

Perubahan Perilaku

Prinsip lain dari pemasaran sosial adalah untuk mempromosikan suatu perubahan perilaku. Dalam kebanyakan kasus, teknik manajemen pemasaran bertujuan untuk mempromosikan perilaku pembelian, tetapi dalam pemasaran sosial, tujuan Anda adalah untuk mempromosikan beberapa perilaku yang akan membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik. Misalnya, sebuah toko retail mungkin menampilkan saran untuk membawa kantong plastik dari rumah, memanfaatkan kantong plastik bekas, atau memanfaatkan kardus bekas untuk membawa belanjaan.

Dapatkan Umpan Balik

Seperti dalam berbagai kampanye pemasaran apapun, Anda tidak akan tahu apakah kampanye pemasaran sosial Anda berhasil jika Anda tidak mendapatkan umpan balik. Survei dan kuesioner adalah cara yang efektif untuk menentukan apakah Anda sudah berhasil membuat pengaruh. Umpan balik konsumen juga memungkinkan Anda memperbaiki kampanye sosial perusahaan, misalnya, dengan mengklarifikasi saluran media mana yang paling efektif menjangkau konsumen target dan pesan pemasaran mana yang paling sesuai dengan audiens.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.