Teknik SCAMPER sebagai Metode Berpikir Kreatif 2

Pada tulisan sebelumnya, kita telah membahas mengenai apa itu teknik berpikir SCAMPER dan mulai masuk pada pembahasan teknik berpikir bagian pertama, yaitu mencari alternatif pengganti. Berikut adalah kelanjutannya:

2. Combine/Penggabungan

Teknik penggabungan cenderung menganalisis kemungkinan penggabungan dua ide, tahapan proses atau produk dalam satu keluaran yang lebih efisien. Dalam beberapa kasus, menggabungkan dua ide inovatif dapat menghasilkan produk atau teknologi baru yang mengarah pada kekuatan pasar. Misalnya, penggabungan teknologi telepon dengan kamera digital menghasilkan produk revolusioner baru dalam industri telekomunikasi.

Pembahasan mengenai penggabungan dapat mencakup pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Bisakah kita menggabungkan dua proses?
  • Bisakah kita menerapkan dua proses pada saat bersamaan?
  • Bisakah perusahaan kita menggabungkan sumber daya dengan mitra lain di pasar?
  • Bisakah kita mencampur dua atau lebih komponen bersama-sama?
  • Bisakah kita menggabungkan teknologi X dan Y?
  • Ide, bahan, fitur, proses, orang, produk, atau komponen apa yang dapat digabungkan?
  • Dapatkah menggabungkan suatu produk dengan jasa lain?

3. Adapt/Mengadaptasi

Mengadaptasi mengacu pada proses menggali ide yang bertujuan untuk menyesuaikan atau mengubah produk atau layanan untuk hasil yang lebih baik. Penyesuaian ini dapat berkisar antara perubahan kecil hingga perubahan radikal pada sebuah pokok pembahasan. Adaptasi merupakan salah satu teknik yang efisien untuk menyelesaikan masalah melalui penyempurnaan sistem yang ada.

Sesi penggalian ide mengenai adaptasi dapat mencakup pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Apa yang perlu kita ubah untuk mencapai hasil yang lebih baik?
  • Apa lagi yang bisa dilakukan dalam tugas khusus ini?
  • Bagaimana dapat meningkatkan efektifitas proses yang ada?
  • Bagaimana cara menyesuaikan produk yang sudah ada?
  • Bagaimana dapat membuat prosesnya lebih fleksibel?
  • Bagian produk mana yang dapat diubah?
  • Bisakah mengubah karakteristik suatu komponen?
  • Dapatkah mencari inspirasi dalam produk atau proses lain, tetapi dalam konteks yang berbeda?

4. Modifikasi

Teknik modifikasi mengacu pada mengubah proses dengan cara yang menggunakan kemampuan inovatif atau pendekatan yang sangat berbeda. Perubahan ini lebih dari sekedar penyesuaian karena berfokus pada keseluruhan proses. 

Dapat pula memperbesar atau melebih-lebihkan ide, produk, masalah, atau proses — atau mengecilkannya. Pertanyaan-pertanyaan ini akan memberi wawasan baru tentang komponen mana yang paling penting. Pikirkan tentang mengubah sebagian atau seluruh situasi atau produk saat ini. Atau, ubah produk dengan cara yang tidak biasa.

Misalnya, dapat menargetkan pengurangan proses sebuah proyek atau mengubah perspektif kita tentang bagaimana melihat masalah.

Pertanyaan yang diajukan dalam rubrik ini meliputi:

  • Bagaimana memodifikasi proses akan meningkatkan hasil?
  • Bagaimana jika kita memiliki basis konsumen ganda?
  • Jika pasarnya berbeda, seperti apa prosesnya?
  • Bisakah kita mengubah proses agar bekerja lebih efisien?
  • Bagaimana jika produknya dua kali lipat ukuran saat ini?
  • Apa yang dapat diberi penekanan lebih atau kurang pada suatu produk, masalah, atau proses? 
  • Bisakah mengubah item dengan cara tertentu? 
  • Dapatkah mengubah arti, warna, gerak, suara, bau, bentuk, atau pola? 
  • Apa yang bisa diperbesar?
  • Apa yang bisa dikurangi?
  • Bisakah membesar-besarkan atau melebih-lebihkan tombol, warna, ukuran…?
  • Bisakah menumbuhkan suatu kelompok target?
  • Apa yang bisa dibuat lebih tinggi, lebih besar, atau lebih kuat?

Pokok pikiran teknik SCAMPER selanjutnya akan kita bahas dalam postingan berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.