Konsep 8 Langkah Perubahan bag 2

Dari keseluruhan 8 langkah, pada bagian ini kita mulai menginjak langkah ke-3.

Langkah 3: Buat Visi

Anda memerlukan visi yang jelas tentang bagaimana Anda melihat organisasi di masa depan dan mengapa perlu untuk berubah. Ini akan membantu semua orang memahami mengapa Anda meminta mereka untuk keluar dari zona nyaman dan melakukan perubahan.

Setiap anggota koalisi perubahan juga harus dapat menggambarkan visi ini, dan ada baiknya Anda sebagai pemimpin untuk sering mengaplikasikan visi tersebut. Ini semua agar mudah dipahami oleh orang-orang yang akan terpengaruh oleh perubahan.

Selama tahap ini, Anda perlu membuat inisiatif mewujudkan visi dan inisiatif ini juga harus terhubung dengan visi, sehingga jelas bagi semua orang bagaimana mereka berkontribusi dalam mewujudkan visi.

Langkah 4: Komunikasikan Visi

Memiliki visi tidaklah cukup; Anda perlu mengomunikasikannya. Anda perlu menarik antusiasme dan pikiran mereka yang harus melakukan perubahan. Dengan begitu, Anda akan menciptakan sekumpulan orang-orang yang bersedia untuk membuat perubahan terjadi.

Intinya, Anda ingin membuat semua orang setuju dengan inisiatif perubahan, memahami urgensi perubahan, dan semua harus bergerak ke satu arah.

Komunikasi itu harus jelas dan terfokus karena bersaing dengan ratusan atau bahkan ribuan komunikasi lainnya yang terjadi di dalam organisasi setiap hari.

Pada fase ini, tim haruslah merasa bahwa ini bukan sekadar proyek, tetapi sebuah misi.

Manfaatkan semua saluran komunikasi yang tersedia. Setiap kali Anda berbicara atau berkomunikasi tentang berbagai hal, ingatlah untuk mengaitkannya dengan visi.

Langkah 5: Berdayakan Orang Lain untuk Menindaklanjuti Visi

Setelah gambaran perubahan sudah sangat jelas dan diterima secara luas. Sekarang seluruh koalisi perubahan perlu menghilangkan penghalang atau hambatan dalam bentuk apapun sehingga tim dapat melanjutkan dan mengimplementasikan visi perubahan. Ini bisa berarti banyak hal, di antaranya:

  • Memberikan pelatihan atau coaching agar tim Anda memiliki keterampilan yang sesuai dengan arah perubahan.
  • Menciptakan struktur organisasi, baik itu sementara atau permanen, yang paling sesuai dengan kondisi perubahan.
  • Menyiapkan sistem penghargaan yang selaras dengan hasil yang diinginkan sehingga tim Anda termotivasi.
  • Mengidentifikasi siapa saja yang tahan terhadap perubahan dan bekerja bersama mereka demi memperoleh dukungan sebagaimana mestinya.
  • Mempekerjakan, baik secara permanen atau kontrak, orang-orang yang di butuhkan kalau memang memungkinkan.

Dengan menghilangkan atau mengatasi hambatan, maka seluruh koalisi perubahan bisa memberdayakan tim demi mencapai keberhasilan.

Langkah 6: Buat Keberhasilan Secepatnya

Transformasi besar dapat memakan waktu yang sangat lama, sehingga orang-orang dapat kehilangan kepercayaan atau malah menyerah sama sekali jika mereka tidak melihat tanda-tanda kemajuan.

Jadi, dalam langkah ini, Anda menyusun inisiatif untuk menciptakan keberhasilan yang dapat segera dilihat sejak dini. Ini berarti memecah inisiatif menjadi beberapa fase dengan satu atau lebih manfaat nyata yang terlihat pada akhir setiap fase.

Mendapati kesuksesan di awal adalah cara yang bagus untuk membangun momentum dan memberi energi pada tim. Ini juga bisa membangun ketahanan ketika menemukan rintangan sulit yang akan dihadapi nantinya.

Anda harus mengomunikasikan kesuksesan itu secara teratur dan luas. Puji dan berikan penghargaan kepada mereka yang membantu mencapai target.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.