Empat Belas Poin Deming (1)

Konsep ini merupakan seperangkat praktik manajemen yang dapat membantu meningkatkan produk, layanan, dan proses organisasi Anda dalam jangka panjang. Konsep ini juga merupakan komponen inti dari penerapan manajemen kualitas menyeluruh (TQM).

Praktik ini diusulkan kali pertama oleh Dr. William Edwards Deming (1900 – 1993), seorang insinyur sekaligus konsultan manajemen, dan profesional bidang manajemen mutu.

Sebelum memahami 14 Poin Deming, Anda perlu memahami konsep variasi. Menurut perspektif Deming, variasi adalah momok bisnis – semakin banyak variasi (penundaan waktu, variasi dan penundaan rantai pasokan, variasi harga, variasi praktik kerja antar karyawan), semakin banyak pemborosan, dan oleh karena itu semakin banyak biaya yang tidak diperlukan harus dikeluarkan oleh bisnis.

Empat belas Poin Deming dapat membantu Anda membangun kualitas di setiap level organisasi Anda. Menerapkan konsep ini dapat memungkinkan bisnis Anda untuk berkembang, bukan dengan pemotongan biaya tetapi dengan proses perbaikan terus-menerus. Seiring waktu, dengan menerapkan poin Deming, Anda dapat membuat reaksi berantai yang baik.

Reaksi berantai dimulai ketika Anda menggunakan 14 Poin Deming untuk meningkatkan kualitas segala hal yang Anda lakukan. Peningkatan kualitas, pada gilirannya, akan menurunkan biaya, karena Anda hanya memerlukan lebih sedikit pengerjaan ulang, membuat lebih sedikit kesalahan, Anda memiliki lebih sedikit penundaan, dan Anda memanfaatkan mesin dan material Anda dengan lebih baik.

Dengan lebih sedikit waktu yang terbuang, produktivitas organisasi Anda akan meningkat. Produktivitas yang lebih baik juga menghasilkan basis biaya yang lebih rendah. Jika Anda memberikan sebagian dari penghematan biaya ini kepada pelanggan Anda dan menggabungkannya dengan peningkatan kualitas produk Anda, Anda akan bisa mendapatkan lebih banyak pangsa pasar.

Hal ini akan memungkinkan Anda untuk tidak hanya bertahan dalam bisnis tetapi juga menyediakan lebih banyak pekerjaan dan berkembang.

Perhatikan bahwa 14 Poin Deming bukanlah sebuah checklist yang mana harus Anda penuhi semuanya. Anda dapat memilih poin mana yang ingin Anda terapkan.

Empat Belas Poin Deming Beserta Contohnya

Mari kita mulai menyelami dan melihat tiap-tiap Poin Deming ini dengan disertai contoh. Karena pembahasannya yang cukup panjang, topik ini akan kita bagi menjadi beberapa bagian.

1. Menciptakan Keteguhan Tujuan

Keteguhan tujuan adalah memprioritaskan perbaikan berkelanjutan dalam jangka panjang. Peningkatan bukanlah sesuatu yang harus Anda lakukan secara ad-hoc saat itu cocok untuk Anda; hal ini harus menjadi inti dari semua yang Anda lakukan dan salah satu prioritas tertinggi Anda.

Tidak hanya sekadar melakukan yang terbaik atas apapun yang Anda lakukan sekarang, tetapi tujuan yang konstan adalah tentang berkomitmen untuk mengalokasikan sumber daya untuk perencanaan jangka panjang, penelitian dan pengembangan, dan meningkatkan desain produk atau layanan Anda.

Meningkatkan kepuasan pelanggan, mengembangkan karyawan, mengurangi kesalahan dan pemborosan harus dilakukan secara terus menerus dan diharapkan dari seluruh karyawan.

Contoh:

Berikut adalah beberapa contoh bagaimana menerapkan keteguhan tujuan ini:

Berkomitmen untuk mengembangkan tim Anda secara berkelanjutan.

Ciptakan visi masa depan. Pastikan setiap karyawan mengetahui visi ini.

Mintalah perbaikan proses dan peningkatan kualitas produk setiap minggu dari tim Anda.

bersambung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.