Matriks Profil Kompetitif 2

Melanjutkan pembahasan komponen Matriks Profil Kompetitif yang sebelumnya sudah pada poin 1. Faktor penentu keberhasilan dan 2. Pemberian bobot. Artikel ini merupakan kelanjutannya.

3. Skor

Setelah faktor penentu keberhasilan dan kepentingan ditentukan, inilah saatnya untuk menetapkan skor pada masing-masing faktor untuk menunjukkan seberapa baik perusahaan untuk setiap faktor.

Anda dapat memilih skala apa pun yang Anda suka untuk penilaian, tetapi seringkali paling mudah untuk tetap menggunakan sesuatu yang sederhana seperti skor antara 1 dan 4, yang didefinisikan sebagai berikut:

  • 4 – kekuatan utama / pemimpin industri
  • 3 – kekuatan kecil
  • 2 – kelemahan kecil
  • 1 – kelemahan utama / kelambanan industri

Memberi skor kepada pesaing sering kali subjektif. Setelah Anda selesai menilai setiap pesaing untuk setiap faktor penentu keberhasilan, Anda perlu mengalikan bobot setiap atribut dengan skor yang diberikan kepada setiap pesaing. Hasil perhitungan ini akan memberi Anda skor tertimbang untuk setiap pesaing.

4. Skor Total

Langkah terakhir untuk menyelesaikan CPM Anda adalah menambahkan nilai dari semua faktor penentu keberhasilan untuk setiap pesaing. Dengan Melakukan ini akan memberi Anda skor total untuk setiap pesaing.

Perusahaan dengan total skor tertinggi adalah perusahaan yang terkuat di pasar (relatif terhadap pesaing lainnya). Semakin besar perbedaan skor antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya, semakin besar keunggulan kompetitifnya.

Keunggulan Matriks Profil Kompetitif

CPM memungkinkan Anda untuk menganalisis kekuatan dan kelemahan relatif dari pesaing Anda yang memungkinkan Anda untuk membuat strategi kompetitif yang efektif.

Untuk membuat CPM, Anda harus terlebih dahulu mengidentifikasi faktor penentu keberhasilan. Mengidentifikasi faktor-faktor ini merupakan komponen penting dalam mengembangkan strategi yang efektif

Dengan menempatkan semua pesaing dalam matriks satu halaman sederhana, ini memudahkan untuk membandingkan perusahaan yang berbeda secara visual.

Skor total memungkinkan Anda dengan mudah melihat perusahaan mana yang memiliki penawaran total terbaik di pasar.

Kekurangan Matriks Profil Kompetitif

Skor yang diberikan untuk faktor penentu keberhasilan ditetapkan secara subyektif. Ini berarti nilai itu cenderung mengalami ketidakakuratan pada tingkat tertentu.

Sulit untuk mengukur skor faktor penentu keberhasilan pesaing, hanya karena ini mungkin bukan pengetahuan publik.

Saat menggunakan CPM, kelemahan di satu aspek dapat memengaruhi skor total Anda, namun, mungkin menguntungkan untuk sengaja memiliki skor rendah di satu aspek karena keuntungan yang diberikan skor rendah ke aspek lain.

Ringkasan

Matriks Profil Kompetitif (CPM) dapat digunakan untuk membandingkan satu perusahaan dengan perusahaan lainnya di berbagai faktor penentu kesuksesan dan merupakan alat strategis lain yang dapat berguna dalam membantu menentukan strategi Anda. Skor total untuk perusahaan tertentu menunjukkan seberapa kompetitif perusahaan tersebut di pasar dibandingkan dengan perusahaan lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.