Surat Lamaran adalah kontak pertama antara perusahaan dengan pelamar. Untuk dapat mengevaluasi surat lamaran apakah layak untuk dilakukan seleksi lebih lanjut seorang recruiter perlu memahami cara jitu mengevaluasi surat lamaran pekerjaan dengan membaca informasi yang ada dalam surat lamaran beserta dokumen-dokumen yang disertakan.

Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengevaluasi surat lamaran.

  1. Perhatikan dan cari rincian yang menunjukkan prestasi yang bersangkutan tentang bagaimana dia meningkatkan pendapatan, menurunkan biaya, atau meningkatkan produktifitas. Informasi seperti ini biasa ditemukan dalam pengalaman kerja pelamar.
  2. Teliti kerapian, tata letak, serta kebersihan tulisan. Cek apakah ada kesalahan ketik dan kesalahan tata bahasa. Dokumen yang bersih dan terorganisir dengan baik merupakan tanda profesionalisme dan perhatian terhadap detail.
  3. Teliti sususan kata-kata dan kalimat pada surat lamaran dan curiculum vitae. Beberapa pelamar berusaha menggambarkan dirinya secara berlebihan, tidak sesuai dengan fakta yang sesungguhnya. Hal ini biasanya muncul dalam uraian tentang pengalaman kerja atau organisasi dan terlihat dari susunan kalimat yang rinci namun sulit dibuktikan tidak jelas perannya dalam pekerjaan tersebut atau sulit dibuktikan.
  4. Perhatikan pengalaman kerja pelamar, apakah selama berkarir, berpindah dari satu perusahaan ke perusahaan terdapat peningkatan karir atau posisi, atau cenderung stagnan di posisi tertentu. Perkembangan yang mantap ke peran yang lebih tinggi memberikan keyakinan yang kuat bagi perusahaan bahwa seseorang tersebut dapat diandalkan untuk diberikan tanggung jawab baru saat bisnis Anda berkembang.
  5. Informasi yang ditargetkan: pencari kerja yang cerdas biasanya menyusun surat lamaran yang bersifat custom, yang menyesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Hal ini tercermin dari penulisan latar belakang pendidikan, pengalaman kerja maupun pengalaman berorganisasi serta diklat-diklat dan sertifikasi yang dimiliki yang inline dengan posisi yang ditawarkan perusahaan.
  6. Alamat email mungkin sering lepas dari pengamatan. Perhatikan alamat emailnya, apakah ada penggunaan kata-kata yang konyol bahkan mengarah pada hal negatif. Hal ini mengindikasikan tentang kematangan seseorang. Tapi alamat yang konyol atau tidak pantas memberi petunjuk pada seseorang yang tidak serius dengan karirnya.
  7. Masa kerja yang singkat, mengindikasikan beberapa kemungkinan. Apakah ada kecenderungan bermasalah, ketidakmampuan dalam menyesuaikan diri di tempat kerja, atau ada kecenderungan cepat bosan. Galilah lebih dalam latar belakang masa kerja yang singkat ini untuk mengetahui penyebabnya dan untuk memutuskan apakah seseorang cocok untuk bekerja di perusahaan Anda.

Cara jitu jitu mengevaluasi surat lamaran ini dapat menjadi jalan cepat untuk mengenal profil pelamar sebelum dilakukan proses seleksi lebih lanjut. Apabila dari awal sudah dapat dikenali pelamar yang tidak sesuai dengan kebutuhan perusahaan, tidak perlu dilakukan seleksi lebih lanjut.