Memberikan Peran Penanggung Jawab Proyek atau Sponsor kepada Staf Junior

Beberapa inisiatif atau proyek khusus, baik itu besar atau kecil, dapat terselesaikan tanpa memerlukan peran penanggung jawab proyek atau sponsor yang secara spesifik ditunjuk. Maksud dari peran sponsor adalah seseorang yang mendapat tugas bertanggung jawab atas sebuah pekerjaan sehingga membuat rekan-rekan yang terlibat dan anggota tim lainnya memungkinkan untuk tetap fokus pada tanggung jawab lain.

Pada umumnya, sponsor adalah seseorang yang memiliki pengaruh dalam organisasi, baik itu yang melalui otoritas formal, keahlian, atau senioritas.

Tetapi memberikan kesempatan menjalankan peran sebagai sponsor kepada staf junior dapat memberikan manfaat besar juga. Penunjukan semacam itu dapat memberikan kelonggaran waktu pada individu yang sudah sangat sibuk yang akan ditugaskan menerima peran sebagai sponsor. Hal tersebut sekaligus juga dapat meningkatkan karir karyawan junior yang ditugasi sebagai sponsor. Hal ini juga membantu organisasi mengembangkan pemimpin masa depannya.

Di sini, kita akan melihat bagaimana sebuah organisasi dapat menempatkan anggota tim junior pada posisi sponsor atau penanggung jawab.

Menunjuk Sosok yang Tepat

Pastinya, calon sponsor diharapkan memiliki beberapa karakteristik khusus, terutama jika orang tersebut akan dipilih dari tingkat hierarki yang lebih rendah.

Selain karakteristik tradisional yang diperlukan oleh seorang sponsor pada umumnya — keterampilan organisasi, membangun pemikiran secara lebih luas, kepemimpinan, dan sebagainya —Ponsor yang diambil dari tingkatan junior harus memiliki kepercayaan diri yang diperlukan untuk memimpin staf yang tidak memiliki otoritas formal, bahkan mungkin karyawan lain yang mengungguli mereka. Mereka juga harus mampu menangani kemunduran dan kesulitan dengan baik, karena mereka mungkin menghadapi beberapa kesulitan di sepanjang proses penyelesaian sebuah pekerjaan.

Diperlukan Adanya Mentoring dan Dukungan

Hanya karena seorang karyawan memiliki kemampuan yang tepat untuk dijadikan sponsor atau penanggung jawaab proyek, bukan berarti dia dapat dilepas ke tengah laut begitu saja dan diharapkan untuk berenang sendirian. Staf dengan sedikit atau tanpa otoritas formal dan sedikit pengalaman bertindak sebagai sponsor membutuhkan dukungan dari mentor senior — seseorang yang tidak hanya dapat menawarkan saran dan pengalaman tetapi juga berfungsi sebagai titik eskalasi untuk meningkatkan otoritas sponsor tingkat junior.

Tidak semua inisiatif atau proyek cocok untuk program penempatan karyawan tingkat junior di kursi pengendali. Proyek yang relatif berisiko rendah dapat menjadi peluang besar untuk dimanfaatkan. Pada proyek seperti itu, staf junior yang kurang berpengalaman bisa mendapatkan jam terbang berharga dalam peran kepemimpinan dalam kurun waktu tertentu. Di saat staf junior melaksanakan perannya, hal itu sekaligus memberikan  waktu luang bagi staf senior yang seharusnya melakukan fungsi tersebut.

Peluang sponsor apa yang dapat dimanfaatkan oleh perusahaan Anda — dan staf tingkat junior Anda?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.