Bagaimana Membuat Pola Analisis Kompetitif 2

Pola analisis kompetitif dipecah menjadi empat area:

  • Gambaran Umum  Perusahaan
  • Informasi Pasar
  • informasi produk
  • Informasi SWOT

Area 1: Gambaran Umum Perusahaan

Di bagian ini kita menyoroti beberapa fakta umum tentang perusahaan dan mempertimbangkan keunggulan kompetitif utamanya:

Profil Perusahaan: Bagian ini memberikan profil umum perusahaan yang bersangkutan dan mungkin termasuk informasi seperti kapan perusahaan itu dibentuk, berapa banyak karyawan yang dimilikinya, dan lain sebagainya.

Keunggulan Kompetitif Utama: Bagian ini menyoroti keunggulan kompetitif utama yang menjadi dasar keuntungan perusahaan ini. Ini sering kali merupakan bagian terakhir dari pola analisis persaingan yang Anda kerjakan setelah semua bagian lainnya selesai.

Area 2: Informasi Pasar

Di bagian ini kita menyoroti informasi utama tentang bagaimana perusahaan beroperasi di dalam pasar:

Pasar Sasaran: menarget Kelompok konsumen (B2C) atau menarget Kelompok perusahaan (B2B) sebagai sasaran produk perusahaan.

Pangsa Pasar: Proporsi pasar (didefinisikan sebagai persentase) yang dikendalikan oleh perusahaan.

Strategi Pemasaran: Metode yang digunakan perusahaan untuk mempromosikan dan menjual produk dan jasanya.

Area 3: Informasi Produk

Di bagian ini kita menyoroti informasi utama tentang produk dan layanan yang ditawarkan perusahaan:

Produk & Layanan: Mencantumkan produk dan layanan yang ditawarkan perusahaan.

Penetapan Harga: Mencantumkan harga produk dan layanan utama perusahaan.

Saluran Distribusi: Bagaimana bisnis menjual produk dan jasanya. Ini bisa langsung ke pelanggan atau melalui rantai perantara, misalnya melalui grosir, pengecer, afiliasi dan lain sebagainya.

Area 4: Informasi SWOT

Pada bagian ini, kita menganalisis setiap perusahaan dalam hal kekuatan, kelemahan, peluang, ancaman, dan trennya.

Kekuatan: Mencantumkan kapabilitas atau sumber daya internal yang merupakan kekuatan utama bisnis.

Kelemahan: Mencantumkan kapabilitas atau sumber daya internal yang menjadi kelemahan bisnis.

Peluang: Buat daftar faktor eksternal yang mungkin dipilih bisnis untuk dimanfaatkan dan digunakan untuk keuntungannya.

Ancaman: Mencantumkan faktor eksternal yang mungkin menjadi ancaman bagi bisnis atau salah satu lini produk atau jasanya.

Tren: Bagian ini memasukkan kecenderungan perubahan kondisi teknologi, gaya hidup atau trend apapun itu yang memiliki pengaruh sangat luas di berbagai bidang dan bisa memberikan pengaruh terhadap bisnis. 

Misalnya trend semakin luasnya penggunaan internet yang mempengaruhi pola belanja masyarakat  menjadi semakin mengandalkan pembelian online. Perubahan tersebut mempengaruhi pertumbuhan bisnis retail di pusat-pusat perbelanjaan. 

Masih berhubungan dengan internet, terjadinya perubahan pola konsumsi masyarakat terhadap hiburan yang semakin mengandalkan media mobile daripada media TV konvensional. Ini mempengaruhi bisnis periklanan, bisnis pertunjukan, dan bisnis-bisnis yang berada di sekitarnya.

Ringkasan

Pola Analisis Persaingan adalah alat yang dapat digunakan untuk membantu menyusun strategi persaingan dengan membantu Anda menemukan peluang dan ancaman serta membuat keputusan strategis yang tepat.

Pola Analisis Persaingan adalah dokumen kerja yang harus diperbarui secara berkala dan dapat digunakan untuk mendapatkan keselarasan dalam organisasi di sekitar tempat ia bersaing dengan perusahaan sejenisnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.