Menyusun dan Menyampaikan Filosofi Kompensasi (1)

Filosofi kompensasi dianggap sebagai salah satu pernyataan penting yang perlu dikembangkan oleh perusahaan. Pada saat para karyawan memiliki banyak pilihan tempat memberdayakan bakat mereka, sangat penting bagi sebuah organisasi untuk menyatakan bahwa ia memiliki cara pandangnya sendiri dalam hal pengelolaan penawaran, promosi/kenaikan gaji, bonus, dan manfaat. Pilihan cara pandang organisasi mengenai kompensasi akan memengaruhi perasaan karyawan dalam organisasi tempatnya bekerja tersebut dan berkontribusi pada kepuasan mereka.

Apa itu filosofi kompensasi?

Filosofi kompensasi memberikan arahan keseluruhan bagaimana organisasi membuat pilihan kompensasi. Ini didasarkan pada serangkaian prinsip dan nilai yang menjadi titik tekan organisasi sebagai bisnis, dan bertindak sebagai cetak biru untuk memprioritaskan pengeluaran kompensasi. Filosofi kompensasi organisasi harus mencerminkan nilai -nilai yang telah diidentifikasi dalam pernyataan misi organisasi. Filosofi kompensasi itu penting, karena menetapkan tulang punggung untuk bagaimana organisasi akan membayar karyawannya, memengaruhi potensi pendapatan mereka di masa depan, dan banyak lagi. Jadi, pastikan bahwa eksekutif utama serta karyawan dari seluruh departemen terlibat dalam proses ini.

Terdapat beberapa pertanyaan penting untuk dijawab dalam sebuah filosofi kompensasi.

1. Apa tujuan perusahaan?

Misalnya, seberapa cepat perusahaan ingin tumbuh dan aktivitas utama apa yang perlu dilaksanakan untuk sampai ke sana?

2. Untuk mencapai tujuan ini, apa perilaku dan budaya kerja yang perlu ditekankan dan bisa mempengaruhi tingkat kompensasi?

Misalnya, jika salah satu nilai utama perusahaan Anda adalah eksperimen atau inovasi, Anda mungkin ingin memberikan bonus berbasis tim ketika tim melebihi target, daripada bonus individu (yang mana ini dapat mencegah pengambilan risiko berlebih).

3. Apakah perusahaan ingin melebihi, menyesuaikan, atau memilih berada di bawah dalam hal kompensasi dibanding perusahaan lain pada industri yang sama?

Pertimbangkan keadaan bisnis, lokasi, industri, dan tingkat persaingan yang harus dihadapi dalam hal perekrutan bakat. Tidak ada penilaian benar atau salah dalam hal ini, tetapi kuncinya adalah mengantisipasi bagaimana pilihan organisasi akan memengaruhi kemampuannya dalam menarik bakat dan pengalaman yang tersedia di pasar tenaga kerja.

Misalnya, jika perusahaan memilih untuk menyesuaikan atau berada di bawah perusahaan lain dalam hal kompensasi pokok, apakah perusahaan memiliki tambahan lain yang unggul, tunjangan, fasilitas atau peluang pengembangan karir yang dapat digunakan sebagai penyeimbang dari pengupahan yang lebih rendah tersebut?

Sangat membantu untuk menganggap penggajian sebagai kesatuan paket total, dan memutuskan bagaimana perusahaan dapat mencampur dan menyesuaikan beberapa elemen di dalamnya untuk menciptakan pengalaman yang menarik bagi karyawan. Misalnya, jika perusahaan memutuskan untuk tidak berada di atas nilai pasar dalam hal besaran gaji pokok, perusahaan dapat memilih untuk mengimbanginya dengan memberi karyawan fleksibilitas yang lebih besar, keseimbangan kehidupan kerja dan/atau peluang karier yang unik.

bersambung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.