corporate culture 1 Apakah Itu Budaya Perusahaan?

Corporate culture, atau dalam bahasa Indonesia budaya perusahaan, merupakan topik yang selalu hangat didiskusikan di dunia bisnis. Anda dapat menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk merumuskan lalu membandingkan apa teknik membangun budaya yang paling pas bagi perusahaan Anda, mempelajari survei budaya, dan membaca opini tentang budaya demi membangun masa depan SDM perusahaan.

Apa yang Dimaksud Budaya Perusahaan?

Budaya perusahaan adalah gambaran umum dari bagaimana orang-orang dalam suatu organisasi berinteraksi satu sama lain dan bekerja sama.

Dalam sudut pandang sosial, budaya adalah pengetahuan kolektif dan pencapaian suatu kelompok, yang diekspresikan oleh hal-hal seperti kebiasaan perilaku, seni, musik, makanan, kepercayaan, dan bahasa. Budaya menciptakan pondasi bagi nilai dan kepercayaan masyarakat. Pengertian budaya perusahaan tidak terlalu berbeda jauh. Budaya mengacu pada seperangkat keyakinan, nilai, sikap, standar, tujuan, dan perilaku bersama.

Budaya perusahaan seperti sekumpulan miniatur masyarakat dalam masyarakat yang lebih besar, dan budaya sebuah perusahaan adalah ekspresi dari pekerjaan yang mereka lakukan, nilai-nilai yang mereka adopsi, dan perilaku kolektif dari orang-orang yang bekerja untuk perusahaan tersebut.

Untuk melihat bagaimana budaya perusahaan terbentuk, mari kita lihat dua contoh hipotesis berikut: 

pertama, sebuah perusahaan perangkat lunak multinasional yang mempekerjakan ribuan orang, dan; 

kedua, sebuah toko penjual bibit dan tanaman di sebuah kota kecil yang terdiri dari beberapa orang karyawan.

Jenis Budaya Perusahaan – Dua Contoh Bisnis

Contoh budaya perusahaan pertama, perusahaan perangkat lunak multinasional, memiliki karyawan di seluruh dunia di banyak negara. Di antara mereka, mungkin ada ribuan keyakinan dan beragam perilaku yang saling berinteraksi dalam basis karyawannya yang besar. Namun terlepas dari perbedaan geografisnya, mereka semua bekerja dalam industri yang sama, seolah-olah untuk tujuan yang sama, dan kemungkinan besar perusahaan sebesar itu telah menekankan beberapa rangkaian nilai kepada semua karyawannya walau mereka merasa tidak memerlukan itu. Karyawan merasa terikat secara pribadi oleh budaya itu.

Di sisi lain, toko bibit dan tanaman di kota kecil dengan hanya lima atau sepuluh karyawan yang bergerak di bidang hortikultura, juga mempunyai tujuan bisnis yang relatif jelas, sukses di bisnis pertamanan, Dan memiliki seperangkat nilai yang telah dipahami karyawannya. Walaupun tidak ada aktifitas pengiriman memo atau konferensi video untuk memperjelasnya. 

Di kedua perusahaan itu, karyawan menyadari tujuan bersama mereka dan mereka cenderung berperilaku selaras dengan keinginan pimpinan mereka dalam rangka mencapai tujuan perusahaan, yaitu menjual perangkat lunak dan menjual tanaman sebanyak mungkin. Terdapat nilai-nilai umum yang bisa kita temui pada berbagai macam budaya perusahaan apapun itu bentuknya. Tapi bila diteliti lebih dalam, terdapat beberapa hal yang lebih spesifik yang menjadi pembeda budaya suatu perusahaan dengan perusahaan yang lain.

Terdapat beberapa aspek menarik yang bisa kita bahas berkenaan dengan budaya perusahaan. Pada artikel selanjutnya kita akan membahas beberapa hal tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.