Kantor Percontohan (2)

Kantor percontohan merupakan proses simulasi penerapan sistem baru pada sebuah organisasi sebelum penggunaan sistem baru pada skala penuh. Beberapa tahap perlu dijalani pada proses ini. Sebagian proses telah dijelaskan pada bagian sebelumnya, dan di artikel ini adalah kelanjutannya.

Proses Pelaksanaan Kantor Percontohan (lanjutan)

Tahap 2: Kantor percontohan Tahap Awal

Pada tahap awal program ini, kemungkinan besar tidak akan ada banyak hal yang dapat diuji. Ini bukan berarti Anda tidak diperkenankan menjalankan program Kantor percontohan. Menggunakan apapun yang ada pada tahap ini (rancangan umum, catatan kasar tentang proses bisnis baru), Panduan Skenario Bisnis dapat dilakukan.

Tujuan tahap ini adalah menelusuri proses operasional meskipun perangkat lunak dan perangkat keras belum tersedia. Tahap ini melakukan pengujian terhadap proses operasional yang direncanakan demi memastikan proses itu dapat diterapkan. Karena tidak ada perangkat lunak atau perangkat keras, peserta diminta untuk bermain peran, menggunakan alat peraga atau lembar kertas tiruan, sebagai perumpamaan sesuatu yang nyata.

Tahap 3: Kantor percontohan Tahap Menengah

Tahap ini dimulai ketika terdapat satu atau sebagian komponen baru sudah tersedia untuk diuji. Pada tahap ini, selain melakukan Panduan Skenario operasional yang baru, Anda bisa mulai melakukan Simulasi Bisnis. Simulasi Bisnis melibatkan penggunaan sistem yang melibatkan komponen baru untuk melakukan tugasnya di dunia nyata. Tahap ini mensimulasikan sebanyak mungkin tugas yang akan terjadi setelah sistem diserahkan kepada tim pelaksana Operasi yang sesungguhnya. Sebisa mungkin seluruh proses bisnis dari awal hingga akhir dicoba sebanyak mungkin.

Pada tahap pertengahan ini kemungkinan hanya sebagian kecil sistem final yang akan tersedia. Namun, selain sistem yang telah tersedia pada tahap ini, komponen baru berikutnya akan tersedia untuk bagian sistem pendukung yang baru berikutnya, dan Anda harus terus melakukan simulasi panduan Skenario Bisnis pada item ini.

Tahap 4: Kantor percontohan Tahap Akhir

Kantor percontohan tahap akhir dimulai ketika kita tidak perlu lagi melakukan Panduan Skenario Bisnis dan hanya melakukan Simulasi Bisnis. Tujuan dari fase ini ada dua:

  • Untuk memberi persetujuan terhadap semua sistem baru sebagai sistem yang layak dipergunakan.
  • Peserta Kantor Percontohan harus menyebar ke organisasi untuk melatih dan mempersiapkan rekan-rekan mereka agar bisa menggunakan sistem baru yang akan datang.

Merupakan ide yang baik untuk mempersiapkan berbagai kriteria persetujuan akhir dan rencana pelatihan menjelang akhir Kantor Percontohan tahap menengah.
Penandatanganan akhir berarti bahwa setiap orang yakin bahwa sistem baru yang ditransisikan ke tim Operasi sesuai dengan harapan dan orang-orang yang diperlukan tahu cara menggunakannya.

Penutup

Program Kantor Percontohan adalah cara yang bagus untuk memastikan bahwa sistem yang dikembangkan selama transisi proyek atau program ke penggunaan operasional dengan lancar. Ini juga merupakan cara yang bagus untuk mendapatkan dukungan dari orang-orang yang pada akhirnya akan menggunakan sistem, karena membuat mereka terlibat lebih awal, menyesuaikan sistem berdasarkan umpan balik mereka, dan pada akhirnya membuat mereka menandatangani sistem dan proses yang sesuai untuk tujuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.