Efek Dunning-Kruger (bag 2)

Setelah pada bagian sebelumnya kita telah membahas pengertian Efek Dunning-Kruger, pada bagian ini kita akan memulainya dengan menelaah apa yang menyebabkan Efek Dunning-Kruger?

Ada dua penyebab di balik terjadinya Efek Dunning-Kruger:

Ego: Tidak ada seorangpun yang senang berpikir bahwa ia berada di bawah kemampuan rata-rata dalam suatu bidang, jadi kita cenderung melebih-lebihkan kemampuan kita.

Kurangnya pengetahuan: Mewakili orang yang berada di sisi kiri kurva, Ia tidak memiliki cukup pengalaman bahkan untuk menyadari bahwa ia tidak pandai dalam bidang yang dimaksud. Akibatnya, ia sangat tidak kompeten sehingga ia bahkan sampai tidak mengerti betapa tidak mampunya dirinya. Ternyata kita membutuhkan beberapa keterampilan di suatu bidang untuk dapat menilai seberapa terampil kita di bidang itu.

Terdapat kisah unik sebelum Dunning-Kruger mencetuskan teori ini. Pada tahun 1995, seorang pria terheran-heran dan kaget setelah mendapati dirinya tertangkap karena merampok bank di siang bolong. Mengapa? Karena dia sebelumnya telah mengetahui bahwa jus lemon adalah bahan utama dalam pembuatan tinta tak terlihat. Mungkin Anda pernah bermain mengirim pesan rahasia dengan menulis kata di kertas dengan tinta dari cairan lemon. Pesan itu baru bisa terlihat setelah kertas dicelup ke air. Berdasarkan pengetahuan itu, dia melumuri tubuhnya dengan jus lemon dengan keyakinan bahwa dia tidak akan terlihat. Sesudah kejadian ini, peneliti Justin Kruger dan David Dunning menjalankan serangkaian eksperimen untuk menguji hubungan antara kemampuan yang dirasakan dan kemampuan yang sebenarnya.

Bila dikaitkan dengan tempat kerja, seperti apa contoh efek Dunning-Kruger di lingkungan ini. Terdapat banyak cara di mana Efek Dunning-Kruger dapat memanifestasikan dirinya di tempat kerja. Beberapa contoh termasuk:

1. Kinerja yang Buruk

Seorang anggota tim yangberkeyakinan bahwa ia sangat terampil dan berkinerja tinggi dalam perannya saat ini, yang pada akhirnya terkejut, dan bahkan marah saat mengetahui manajernya berpikir sebaliknya selama penilaian kinerja tim.

2. Keputusan yang keliru dari Anggota Tim Baru

Seorang anggota tim baru atau lulusan baru bisa jadi terlalu percaya diri dalam melakukan penilaian situasi. Ini dapat menyebabkan mereka memilih solusi yang tidak tepat untuk suatu masalah, atau meremehkan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas. Pada dasarnya, kekurangan pengalaman menyebabkan mereka sama sekali tidak menyadari semua masalah di masa depan, dan itu sangat mungkin bisa menjadi penghalang kemajuan.

3. Keputusan Tidak Tepat dari Pemimpin Senior

Para pemimpin senior bisa saja membuat keputusan yang keliru karena mereka sangat jauh dari detail dan kondisi realistis mengenai bagaimana segala sesuatunya bekerja. Mereka menganggap segala sesuatunya lebih sederhana daripada yang seharusnya. Apalagi dikombinasikan dengan kecenderungan pemimpin senior yang memiliki kepercayaan diri berlebih, ini dapat menyebabkan mereka berkomitmen pada proyek dan target yang tidak realistis.

Demikian tadi mengenai penyebab efek Dunning-Kruger dan juga bila dihubungkan dengan konteks tempat kerja. Selanjutnya kita akan membahas solusi dari permasalahan yang muncul karena efek Dunning-Kruger.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.