Model GROW part 1

Cobalah bantu orang lain, minimalisir kelemahannya, mengatasi masalahnya,, bantulah perkembangannya; dengan melakukan kesemuanya itu engkau akan turut terbawa naik — Joseph Barber Lightfoot

Pemimpin sejati akan memahami bahwa kepemimpinan bukan tentang dirinya sendiri, tapi tentang orang lain yang ia layani. Bukan juga bagaimana menonjolkan dirinya sendiri, tapi bagaimana ia mengangkat orang lain — Sheri L Dew

Di atas adalah dua kutipan mengenai pentingnya kita membantu perkembangan kemampuan orang lain, apalagi jika Anda adalah seorang pemimpin. Membimbing atau meningkatkan kemampuan bawahan merupakan salah satu tugas wajib seorang pimpinan, apapun bentuk organisasinya.

Memang melatih dan mengembangkan para anggota tim yang Anda kelola sangatlah penting, namun jika Anda baru dalam melatih atau belum pernah melatih orang sebelumnya, bagaimana untuk memulainya? Dalam hal ini model GROW dapat membantu mengembangkan kemampuan tim Anda.

Sebenarnya ada banyak kerangka kerja dan sumber daya untuk membantu, tetapi yang akan kita lihat hari ini disebut Model GROW. Model GROW menyediakan kerangka kerja sederhana yang dapat diimplementasikan melalui serangkaian sesi pelatihan personal, untuk membantu anggota tim mengembangkan keterampilan tertentu atau mencapai potensinya untuk tujuan tertentu.

Apakah itu model GROW? GROW adalah singkatan dari Goal Setting, Current Reality, Options, dan Way Forward. Bila diartikan menjadi penentuan tujuan, realitas kini, opsi/pilihan, dan bergerak ke depan.

Cara mudah untuk membayangkan model ini adalah dengan mengumpamakan Anda akan pergi berlibur. Pertama, Anda harus memutuskan ke mana Anda ingin pergi (tujuan). Kemudian, yang pasti, adalah melihat anggaran liburan dan kondisi lainnya saat ini (realitas Anda saat ini).

Setelah Anda memutuskan ke mana Anda ingin pergi dan kondisi diri, langkah selanjutnya adalah mencari tahu opsi moda perjalanan, misalnya, apakah menggunakan pesawat, kereta, mobil pribadi, sewa mobil dan sopirnya sekalian, atau menggunakan jasa penyelenggara wisata. Terakhir, Anda harus berkomitmen untuk mulai mengambil tindakan (way forward) untuk memastikan perjalanan itu terjadi, misalnya, mengambil cuti kerja jika perlu, memesan hotel, dan sebagainya. Pada dasarnya, tahap ini adalah tentang berkomitmen pada apa yang akan terjadi dan kapan.

Agar semakin gamblang dengan metode pelatihan privat ini, kita akan membahas tahapan GROW lebih detail satu demi satu.

1. Penetapan Tujuan

Tahap pertama dari Model GROW adalah menyepakati dengan anggota tim Anda apa tujuan yang ingin ia capai. Penting untuk membantu anggota tim itu memilih target yang spesifik, terukur, dapat Dicapai, realistis, dan terikat Waktu.

Sebagai seorang trainer, Anda mungkin tidak terlalu paham dengan apa yang ingin dicapai oleh anggota tim itu. Ia bahkan mungkin masih kebingungan tentang apa yang ia inginkan. 

bersambung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *