Model GROW part 2

Model GROW adalah sekumpulan langkah pelatihan personal yang cocok diterapkan oleh manajer sebagai trainer dan seorang anggota timnya sebagai trainee. Pada tulisan sebelumnya, dijelaskan bahwa di langkah penentuan tujuan trainer perlu membimbing anggota tim yang ia latih untuk menetapkan tujuan yang terukur.

Penetapan tujuan dapat dilacak dengan mengajukan pertanyaan menyelidik tentang apa yang mereka inginkan untuk meningkatkan karier atau kinerja pekerjaannya, untuk membimbingnya dalam memilih tujuan.

Jika Anda ternyata juga atasan anggota tim dan merangkap trainer, Anda harus tepat memilih tujuan pengembangan keterampilan anggota tim, dan sekaligus berkontribusi pada kinerja bisnis jangka pendek. Ini berarti Anda tidak sampai melatih seseorang hanya untuk keluar dari organisasi – kita tentu tidak ingin melatih seseorang hanya agar ia segera pergi.

2. Realitas Saat Ini

Setelah tujuan telah dipilih dan disetujui, langkah selanjutnya dari Model Pertumbuhan adalah memeriksa realitas situasi anggota tim saat ini.

Langkah ini penting karena tanpa memahami dengan tepat di mana ia sekarang, akan sulit jika bukan tidak mungkin untuk menilai secara akurat apakah ia telah membuat kemajuan.

Pertanyaan yang berguna untuk Anda sebagai trainer untuk ditanyakan selama tahap ini adalah:

  • Tindakan apa yang sudah Anda lakukan untuk mencapai tujuan ini? Jika tidak ada tindakan yang diambil, maka cari tahu mengapa tidak.
  • Seberapa yakin Anda dalam mencapai tujuan ini?
  • Apakah ada sesuatu yang membuat Anda takut, atau membangkitkan respons negatif, berkenaan langkah-langkah yang perlu diambil untuk mencapai tujuan ini? Pada dasarnya kita mencoba memahami hambatan apa yang mungkin menghalangi pencapaian tujuannya, atau mungkin ia memiliki asumsi yang tidak membantu.

Terkadang juga berguna bagi trainer untuk mengumpulkan umpan balik rekan kerja dan contoh kinerja sebelumnya.

3. Opsi

Setelah anggota tim tersebut mengetahui ke mana mereka ingin menuju dan sepenuhnya menyadari situasi dirinya saat ini, inilah saatnya untuk menyelidiki berbagai opsi berbeda yang ia miliki untuk melengkapinya guna mencapai tujuan.

Ada dua bagian untuk tahap ini. Yang pertama adalah membuat daftar semua opsi, dan yang kedua adalah mengevaluasi dan memberi peringkat pada setiap opsi satu demi satu.

Cara terbaik untuk melakukan dua aktifitas di atas adalah dengan diskusi. Ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi bagaimana cara terbaik mencapai tujuan.

Beberapa pertanyaan berguna yang dapat membantu Anda sebagai trainer adalah:

  • Apa kekurangan dan kelebihan dari suatu opsi?
  • Apa hambatan terbesar untuk memilih suatu opsi?

Terkadang selama tahap ini, Anda akan mendengar tanggapan negatif seperti, “Saya tidak punya waktu” atau “Saya tidak bisa melakukannya karena ini/itu/anu”. Dalam hal ini, selesaikan masalah tersebut dengan menanyakan perbedaan apa yang akan terjadi jika batasan itu tidak ada. Jalinlah kerja sama dengan anggota tim itu untuk menghilangkan batasan tersebut. Seringkali kendala yang ada ternyata hanya anggapan di pikiran yang tidak terbutki di kenyataan, tetapi Anda harus bekerja dengan yang bersangkutan untuk membantunya menata ulang keyakinannya tentang apa yang mungkin dan tidak mungkin.

bersambung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.