Membangun Jaringan Profesional

Kehilangan pekerjaan memang membuat frustasi. Tapi setelah itu kita harus bangkit dengan membuat resume baru, mencari peluang baru atau pekerjaan baru. Untuk itu kita perlu mengembangkan jaringan. Ini dapat dilakukan selama kita masih aktif bekerja. Selain untuk tujuan di atas, perluasan jaringan ini juga membantu karir yang dijalani saat ini.

Berikut terdapat beberapa langkah yang bisa Anda coba untuk membangun dan memelihara jaringan profesional:

 1: Identifikasi bidang Jaringan Anda

Anda tidak mungkin membangun hubungan dengan semua orang yang Anda temui secara profesional. Maka, penting untuk memikirkan dengan siapa Anda ingin berjejaring. Apakah Anda ingin berkarir di perusahaan besar, bekerja untuk organisasi yang lebih kecil, atau memulai bisnis baru? Jenis peran yang diminati: manajemen umum, manajemen program, atau yang lain? Pikirkan langkah ini sebagai dasar karir di masa depan

 2: Identifikasi Jaringan Awal

Inilah langkah memulai proses membangun jaringan profesional. Untuk mengidentifikasi orang-orang dalam jaringan Anda, tanyakan pada diri sendiri, kolega mana yang harus Anda jangkau? Pelanggan mana yang menghargai upaya Anda di masa lalu? Apakah ada vendor yang harus dihubungi? Pada dasarnya dalam langkah ini Anda sedang membangun daftar kontak awal.

 3: Mulai memBangun Jaringan

Cara termudah untuk melakukannya adalah dengan menggunakan media yang ada. Linkedin merupakan medsos yang berfokus di bidang profesi. Anda bisa memulai di situ. Grup profesi di platform lain mungkin. Buat akun Anda sendiri dan mulailah melakukan kontak awal dengan orang-orang yang telah Anda identifikasi.

 4: Pertahankan dan Bangun Jaringan

Langkah ini merupakan bagian yang sulit. Dalam jaringan profesi manapun, yang Anda dapatkan akan sesuai dengan yang Anda berikan. Semakin banyak yang Anda berikan, semakin banyak peluang menarik yang akan datang kepada Anda. Bagikan apa yang Anda ketahui dan bermanfaat serta hubungkan satu orang dengan orang lain saat ada kesempatan. Anda harus meluangkan waktu demi membangun hubungan dengan orang-orang di jaringan itu untuk mendapatkan manfaat darinya.

Untuk alasan ini Anda perlu membangun kualitas dan keragaman dalam jaringan. Secara kualitas, contohnya jangan hanya mencantumkan nomor kontak saja, ingat bahwa Anda harus mengeluarkan upaya untuk memelihara jaringan ini nanti. Sedangkan keragaman adalah menjalin hubungan dengan orang-orang di luar tempat kerja, dengan orang-orang di luar organisasi dan di luar industri. 

Bagaimana Anda beraktifitas dalam jaringan? Salah satu strategi termudah adalah mengucapkan selamat ulang tahun kepada anggota jaringan. Bisa juga dengan mengajak seseorang dalam jaringan untuk sekadar minum kopi setelah kerja saat Anda kebetulan berada di kotanya untuk menyelesaikan tugas. Cara lainnya adalah dengan menghubungi mereka secara teratur bila memiliki kesamaan hobi di luar kantor. Kesamaan hobi biasanya memudahkan seseorang untuk terhubung. Terakhir, ada baiknya untuk meluangkan waktu secara teratur memikirkan bagaimana Anda dapat membantu orang-orang di jaringan Anda.

 5: Menganalisis Jaringan

Dari waktu ke waktu pelajarilah jaringan Anda untuk mengidentifikasi kekurangannya. Misalnya, apakah cukup banyak pemimpin bisnis, atau cukup banyak orang yang dapat dimintai bimbingan.

Modal sosial adalah aset yang sering diremehkan, walau merupakan sarana yang bagus untuk  kemajuan karir Anda. Anda memang harus berhati-hati sebab jejaring sosial dapat merugikan, tetapi… dengan pengelolaan yang baik, itu akan memberi manfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.