Memotivasi Karyawan Melalui Komunikasi (1)

Ketika pandemi memaksa dunia usaha untuk terus bersaing walaupun mengalami kekurangan bahan baku, kenaikan harga, dan terhambatnya rantai pasokan, motivasi karyawan sering terkena dampak langsung, ini terutama disebabkan oleh gambaran kontrak kerja yang tidak lagi diperpanjang atau PHK semakin terpampang nyata di depan. Seperti halnya berbagai bisnis dari yang kecil hingga yang besar, bisnis Anda mungkin masih dalam proses pemulihan dari guncangan krisiTetapi jika memotivasi karyawan melalui komunikasi berada pada urutan teratas daftar tugas Anda, yakinlah bahwa akan ada banyak cara mendapatkan hasil yang terbaik – bahkan jika gelombang lain mengancam dan menjerumuskan bisnis Anda kembali ke dalam kondisi krisis.

Mengidentifikasi Motivasi Melalui Berbagai Hasil Positif

Anda mungkin memiliki cara sendiri untuk menilai tingkat motivasi karyawan Anda – atau anggota tim bagi manajer. Kadang-kadang, pertanda bahwa ada sesuatu yang salah dapat Anda kenali dari bagaimana seorang karyawan mendekati atau menyelesaikan tugas dan aktivitas kerja. Dan memang benar bahwa motivasi karyawan bisa sulit untuk diidentifikasi, namun pengamatan yang jeli bisa menunjukkan hal-hal tak berwujud yang dibawa karyawan ke dalam peran mereka, terutama komitmen, kreativitas, dedikasi, energi, dan keuletan.

Sementara motivasi telah lama dikaitkan dengan produktivitas yang lebih tinggi di tempat kerja, itu juga dapat menelurkan hasil positif lainnya.
Siklus dimulai dengan penghargaan yang biasanya dirasakan karyawan saat seorang pimpinan bersedia meluangkan waktu untuk berkomunikasi dengan mereka, bahkan jika itu tidak lebih dari sekadar tepukan di bahu dan tegur sapa sederhana seperti “Bagaimana kabarnya hari ini?”
Ini adalah contoh motivasi dalam komunikasi yang layak diperhatikan, “hal-hal kecil” dan bahasa tubuh sederhana dapat sangat berarti bagi karyawan, yang sebagian besar ingin menyenangkan atasannya. Secara kumulatif, rasa memiliki, persahabatan dan tanggung jawab bersama untuk tujuan bersama (yang dalam hal ini adalah bisnis Anda) dapat menginspirasi karyawan Anda untuk menjadi: lebih berdedikasi dan efisien, pemecah masalah yang lebih baik, lebih percaya pada kesuksesan Anda, pemain tim yang lebih baik, lebih kreatif dan inovatif, lebih siap untuk beradaptasi dengan perubahan dan menghadapi ketidakpastian, lebih fokus pada pelanggan, komunikator yang lebih baik, dan lebih mungkin untuk menjadi duta organisasi Anda, baik di dalam maupun di luar tempat kerja Anda

Contoh-contoh Motivasi dalam Komunikasi

Setiap pemilik bisnis atau manajer memiliki ciri khas tersendiri dalam hal pola interaksi dan menghambat (biasanya menggunakan suatu strategi perubahan) berkembangnya seperangkat kebiasaan di organisasinya. Tetapi satu contoh penting motivasi dalam komunikasi patut dipertimbangkan, bahkan jika itu melanggar zona nyaman Anda. Yaitu memberikan umpan balik tentang prestasi kerja karyawan.

Lalu bagaimana penerapannya?

bersambung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.