Model GROW part 3

Ini merupakan model pelatihan yang terdiri atas 4 langkah. Tiga langkah pertama, yaitu: penetapan tujuan, menggambarkan realitas terkini, dan pemilihan opsi, sudah kami ungkap di bagian awal tulisan ini. Sekarang memasuki penjelasan poin berikutnya.

4. Bergerak ke Depan

Pada langkah terakhir Model GROW, proses ke depan telah disepakati. Pada tahap ini, anggota tim itu harus memiliki gagasan tentang apa yang perlu dilakukan. Tetapi ada lagi hal terpenting di tahap ini, yaitu membuat ia berkomitmen, sehingga ia sepenuhnya menyetujui tujuan serta tindakan yang diperlukan untuk mencapainya, dan merasa yakin ia memang bisa mencapai tujuan itu.

Cara yang baik untuk melakukan langkah ini adalah meminta anggota tim menjelaskan kembali rencananya kepada Anda bersama dengan standar pengukuran pencapaian selama proses. Ada banyak pertanyaan yang dapat Anda ajukan sebagai trainer untuk membantu percakapan ini:

  • Kapan proses akan dimulai?
  • Apakah menurut Anda tindakan itu akan benar-benar membantu mencapai tujuan Anda?
  • Dukungan apa yang Anda butuhkan?
  • Siapa yang perlu diberi tahu bahwa Anda mengambil langkah-langkah ini?
  • Seberapa yakin Anda akan melakukan langkah-langkah yang telah kita sepakati?
  • Jika Anda tidak percaya diri, mengapa bisa begitu?

Contoh Praktik Model GROW

Dalam contoh ini, kita akan mengumpamakan Jono, yang ingin mendapatkan promosi menjadi manajer proyek.

Pada tahap pertama pembinaan Jono, manajer membantunya menetapkan tujuannya. Dalam hal ini, dia ingin menjadi manajer proyek dalam waktu 18 bulan.

Tahap kedua dari pembinaan Jono adalah memahami realitasnya saat ini. Ia saat ini bekerja sebagai teknisi berpengalaman dan telah menunjukkan keterampilan kerja tim yang baik dalam rapat, namun, dia tidak memiliki pelatihan formal tentang manajemen proyek di curiculum vitae-nya dan tidak memiliki pengalaman manajemen proyek sebelumnya. Menjadi manajer proyek dalam 18 bulan akan menjadi tantangan bagi Jono. Penilaian kinerja Jono dalam perannya saat ini adalah 7 dari 10 (baik).

Langkah ketiga pembinaan Jono adalah melihat segala kemungkinan bagi ia untuk maju. Haruskah dia diberi peran membayangi seorang manajer proyek? Haruskah dia mendapatkan pelatihan formal manajemen proyek? Haruskah dia mengambil proyek kecil dalam timnya saat ini? Haruskah dia meningkatkan kinerjanya dalam perannya saat ini untuk mendapatkan peluang promosi yang lebih baik? Selama langkah ini, trainer juga membantu Jono untuk memahami kelebihan dan kekurangan setiap opsi.

Setelah Jono dan trainernya telah mempelajari semua opsi, sekarang saatnya untuk tahap terakhir Model GROW yang mana ia berkomitmen pada suatu tindakan. Dalam hal ini, diputuskan bahwa ia akan meningkatkan kinerjanya dalam pekerjaannya saat ini dalam waktu 12 minggu, kemudian ia mengikuti kursus formal tentang manajemen proyek, kemudian menjadi asisten seorang manajer proyek selama 12 minggu lagi. 

Jika kinerja pekerjaannya saat ini masih pada level  yang tinggi , maka dia dapat mulai mengambil proyek di dalam tim.

Bagaimana, sudah siapkah Anda sekarang terjun langsung melakukan pembinaan pada anggota tim?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.