Model Analisis SIPOC (1)

SIPOC merupakan peranti dalam Six Sigma yang biasanya digunakan untuk memetakan proses bisnis. SIPOC sendiri merupakan singkatan dari suplier (penyuplai), input, proses, output, dan customer (pelanggan), yang membentuk bagian-bagian dalam analisis yang biasanya berbentuk kolom-kolom. Dikarenakan grafik ini tidak mengandung banyak informasi rinci mengenai proses, maka dapat disebut sebagai peta proses tingkat tinggi.

Umumnya, SIPOC diidentifikasi sebelum memulai proyek perbaikan proses. Dalam metodologi Six Sigma, SIPOC digunakan dalam tahap “define” yang merupakan langkah awal dalam Six Sigma untuk mendefinisikan dan memilih masalah yang akan diselesaikan, serta mengevaluasi biaya, manfaat, dan dampaknya terhadap pelanggan.

Saat kita ingin meningkatkan atau mengubah suatu proses ke arah yang lebih baik, maka kita perlu memahami dengan baik proses tersebut. Namun, hal tersebut hanya dapat terjadi apabila kita memiliki pemahaman yang baik mengenai pemasok, input, output, langkah-langkah proses, dan pelanggan. Pemahaman ini dapat diwujudkan dalam bentuk peta proses bisnis tingkat tinggi atau pandangan secara menyeluruh.

Perangkat ini memungkinkan tim yang kompeten untuk mengenali input, output, dan juga pemasok agar bisa memperbaiki proses serta menjaga tingkat keandalan yang tepat. Perangkat ini memberikan segala cara dan peluang dalam proses, serta menyoroti batasan-batasan yang ada dalam proses tersebut. Selain itu, perangkat ini juga membantu mengidentifikasi hubungan yang kuat antara pemasok, input, dan proses; serta memberikan visibilitas terhadap pelanggan dan kebutuhan penting pelanggan.

SIPOC juga digunakan dalam perancangan awal suatu proses untuk memberikan gambaran tingkat tinggi mengenai proses yang belum terdefinisi. Selain itu, ini juga berguna saat mempertimbangkan proses baru yang dianggap penting. Jika proses Anda menghasilkan suatu “output”, namun Anda tidak dapat menemukan “pelanggan” untuk “output” tersebut3 Titik´╗┐ Apakah masih diperlukan adanya “output” tersebut?

Berikut ini kita akan membahas satu demi satu unsur yang ada dalam SIPOC.

SUPLIER. Input yang digunakan dalam suatu proses diberikan oleh proses lain atau oleh pihak internal atau eksternal. Pihak yang menyediakan input ini disebut sebagai suplier, penyuplai, atau pemasok. Dengan kata lain, pemasok adalah individu, organisasi, atau sistem yang menyediakan sumber daya yang diperlukan oleh proses untuk menghasilkan barang atau jasa tertentu. Dalam industri jasa, input proses dapat berasal dari metode terkait lainnya. Sementara dalam industri manufaktur, bahan baku dapat diperoleh dari perusahaan yang sama atau dari industri manufaktur lain, dan ada juga yang menggunakan beberapa perusahaan sebagai pemasok.

INPUT. Istilah ini merujuk pada bahan, informasi, atau sumber daya lain yang disediakan oleh pemasok untuk digunakan atau diubah dalam proses produksi. Semua input ini mempengaruhi proses dan hasil yang akan diperoleh nantinya. Karena pemrosesan selalu tergantung pada input, jika output Anda tidak memenuhi kebutuhan dan persyaratan pelanggan, Anda memiliki beberapa masalah dengan input atau langkah pemrosesan. Ada kemungkinan bahwa pemasok memberikan input yang TIDAK SESUAI. Oleh karena itu, input memainkan peran yang sangat penting dalam proses.

bersambung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *