Cara Mengembangkan dan Menerapkan Strategi SDM yang Efektif (bag 5)

Terdapat beberapa prinsip terbaik yang harus diikuti saat menyusun strategi SDM. Sebagai penyegaran terhadap pembahasan sebelumnya, prinsip-prinsip itu antara lain: Melakukan penyesuaian dengan kebutuhan bisnis, Identifikasi indikasi kesuksesan, Fokus pada kolaborasi, dan Mendorong keterlibatan melalui komunikasi. Pada artikel ini kita mulai memasuki poin kelima.

5. Ukur hasil secara real-time

Bagian ini mungkin dianggap sebuah keniscayaan — terutama bila dihubungkan dengan uraian pada poin nomor dua – yaitu menentukan apa yang dinilai sebagai keberhasilan – pada artikel sebelumnnya — tetapi kuncinya di sini sederhana, yaitu: pengUkuran!

Anda telah menetapkan KPI sebagai sebuah alat yang akan Anda gunakan secara konsisten untuk melacak sejauh mana perjalanan Anda mencapai tujuan selama ini. Sekarang Anda hanya perlu memastikan bahwa pelaporan dilakukan dengan rutin, entah itu bulanan atau triwulanan (atau keduanya!). Pengumpulan data utama dan analisis adalah bagian dari rencana strategis Anda yang lebih luas dan berkelanjutan.

Tapi jangan biarkan data ini terus menumpuk lalu untuk kemudian hanya menjadi pengisi tempat pembuangan data di email atau komputer kantor Anda. Luangkan waktu untuk mempelajari apa yang dikatakan data kepada Anda, kumpulkan beberapa wawasan yang dapat ditindaklanjuti dari data-data yang sudah terkumpul itu, dan buat poin untuk mempresentasikan pembelajaran Anda secara teratur. Dengan melakukan hal itu akan membuat strategi SDM Anda lebih baik dan memperkuat posisinya di hadapan semua pemangku kepentingan utama.

Hal yang patut diingat, strategi hanyalah kerangka kerja yang menggerakkan rencana untuk mencapai serangkaian tujuan. Tetapi rencana sering berubah, terutama dalam menghadapi keadaan yang tidak terduga — seperti pandemi COVID-19, sebagai contoh terbaru.

Jadi pastikan untuk tetap lincah dan terus sesuaikan strategi Anda berdasarkan tuntutan dan perubahan terbaru – apapun yang dihadapi organisasi Anda – secara real-time.

Nilai ukuran kesuksesan bukan hanya tepukan tangan saat Anda berhasil mencapai tujuan pengelolaan SDM yang telah Anda canangkan. Proses yang Anda jalani ketika berusaha mencapai tujuan juga bisa dinilai sebagai satu kesuksesan tersendiri. Ini adalah kesempatan untuk menyempurnakan strategi sembari Anda terus melangkah, melakukan replikasi taktik yang berhasil dan menghapus secara bertahap satu demi satu taktik yang tidak sesuai dengan harapan Anda.

Sehubungan dengan data yang sudah dikumpulkan dan akan disajikan,mempresentasikan data dan analisis bukan berarti menampilkan semua metrik data yang didapat dan mengolahnya dalam sehari. Siapapun tidak ingin bila pekerjaannya dibebani dengan data yang terlalu banyak. Pastikan untuk menjaga laporan Anda tetap terfokus dengan hanya menyediakan data dan wawasan yang paling penting.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.