manajemen Perubahan

Manajemen Perubahan adalah proses memindahkan organisasi dari keadaan saat ini ke keadaan masa depan yang diinginkan.

Organisasi perlu berubah karena sejumlah alasan. Ingin meningkatkan kinerja, mengejar peluang, atau sebagai respon dari pergerakan pesaing adalah beberapa dari begitu banyak alasan melakukan perubahan.

Apa itu Manajemen Perubahan?

Manajemen Perubahan adalah proses yang dipersiapkan untuk perubahan, mengelola transisi, dan kemudian memantau cara kerja baru. Adalah hal yang penting untuk setiap saat memastikan bahwa perubahan tetap layak dan menghasilkan hasil positif bagi organisasi.

Setiap organisasi unik, dan perubahan yang dialami juga akan unik. Namun, manajemen perubahan memberi kita serangkaian alat dan praktik terbaik yang dapat kita gunakan untuk memindahkan organisasi dari keadaan saat ini ke keadaan masa depan yang diinginkan.

Penting untuk menyadari bahwa manajemen perubahan bukan hanya proses mengelola perubahan itu sendiri. Sebenarnya terdapat beberapa tingkat perubahan organisasi.

Tingkat 1: Perubahan Individu

Bagaimanapun juga, semua perubahan terjadi di tingkat individu. Pada tingkat ini manajemen berfokus pada metode yang bisa membantu mereka memahami bagaimana seseorang bereaksi terhadap perubahan yang diinisiasi oleh pihak lain namun bersinggungan dengan orang tersebut.

Seseorang sering merasa sangat terancam ketika menghadapi perubahan. Tidak mungkin hanya dengan memencet tombol lalu tiba -tiba orang -orang di organisasi akan bersedia terlibat dalam perubahan.

Permodelan di tingkat ini membantu para pemimpin memahami emosi yang dialami orang ketika dihadapkan dengan perubahan. Para pemimpin kemudian dapat menggunakan model -model ini untuk membantu memandu tim mereka melalui transisi seefisien mungkin.

Beberapa permodelan, yang bisa Anda temukan di situs ini, yang dapat Anda gunakan untuk memandu perubahan individu diantaranya: Model Perubahan Scott & Jaffe, Pendekatan Kotter & Schlesinger dalam mengatasi resistensi perubahan, Model Perubahan Adkar, dan Kurva perubahan.

Tingkat 2: Perubahan Proses Manajemen

Tingkat kedua manajemen perubahan berfokus pada bagaimana para pemimpin dapat membuat perubahan terjadi.

Hal ini berbicara tentang perencanaan perubahan dan kemudian menerapkan perubahan tersebut. Hal ini juga tentang bagaimana membuat perubahan benar -benar terjadi. Ini semua membahas tentang eksekusi.

Permodelan yang dapat Anda gunakan untuk membuat perubahan terjadi diantaranya: Permodelan Kotter ketika memimpin perubahan, Perencanaan kontingensi, Permodelan tempat kerja, 14 poin Deming untuk mengubah bisnis, dan Siklus deming.

Tingkat 3: Perubahan Perusahaan

Tingkat akhir manajemen perubahan terjadi di tingkat perusahaan. Perubahann ini melibatkan tingkat CEO dan dewan eksekutif.

Tingkat ini memastikan bahwa organisasi Anda didirikan sedemikian rupa sehingga dapat merespons dan berkembang di dunia yang selalu berubah.

Singkatnya, tingkatan ini berbicara mengenai seluk-beluk strategi.

Dalam situs web ini terdapat beberapa artikel strategi bisnis di mana Anda dapat mempelajari semua yang perlu Anda ketahui tentang strategi dan perencanaan strategis.

Keterampilan terkait

Agar berhasil mengelola perubahan organisasi yang kompleks, Anda memerlukan berbagai keterampilan yang berbeda selain alat yang dijelaskan di atas. Keterampilan ini diantaranya: Skill kepemimpinan, Keterampilan manajemen program, Keterampilan Manajemen Tim, dan Kemampuan interpesonal.

Seperti apa pengalaman Anda saat menghadapi perubahan di organisasi Anda?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.