Menentukan Tenggat Waktu bag 2 Contoh Penetapan Tenggat Waktu

Pertama: Pada Bagian Permulaan

Anggap saja program Anda mulai dieksekusi pada awal tahun, dan sekarang pertengahan Februari. Tujuan dari program ini adalah untuk membuat tipe televisi baru. Karena ini masih sangat awal dalam siklus hidup program, Anda tidak benar-benar memahami seberapa banyak pekerjaan yang dibutuhkan, namun, Anda tahu bahwa perusahaan ingin mendemonstrasikan produk ini di pameran tahunannya di bulan Oktober.

Dalam contoh ini, bisa jadi Anda memutuskan untuk mengambil 1 Agustus sebagai batas waktu penyelesaian bagi semua pekerjaan perangkat lunak dan perangkat keras. Keputusan ini mungkin terlihat terlalu ambisius bagi tim yang terlibat, tetapi itu tidak selalu berarti buruk karena tenggat waktu ini akan membuat fokus pikiran mereka pada urgensi pekerjaan. Ketika mereka melakukan prioritas pada ruang lingkup pekerjaan atau memilih teknologi yang akan digunakan. , tenggat waktu ini akan mengarahkan mereka ke prioritas yang lebih rigid daripada bila mereka tidak diberikan tenggat waktu.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, jika Anda akan menetapkan tenggat waktu dengan cara ini, maka penting untuk mendapatkan persetujuan dan komitmen semua unsur dalam tim manajemen program.

Kedua: Komunikasi Manajemen

Program ini Anda tentukan tenggat waktunya semenjak di awal, jadi sangat tidak mungkin tenggat waktu ini didasarkan pada pertimbangan fakta yang jelas mengenai berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengomunikasikan dengan jelas kepada manajemen atau kelompok pengarah bahwa tenggat waktu ini tidak didasarkan pada fakta, dan jelaskan bahwa alasan Anda memberikan tenggat waktu ini adalah untuk menciptakan fokus di dalam tim.

Anda harus menunjukkan dengan jelas apa tindakan alternatif yang mungkin dilakukan. Dalam hal ini bisa jadi sekadar membangun sebuah produk televisi tanpa dibatasi tenggat walktu yang jelas. Mungkin perlu proses beberapa bulan untuk mendapatkan pemahaman yang kuat mengenai penjadwalan program. Selain itu, tanpa tenggat waktu yang tegas dan ambisius, kesalahan memilih prioritas sangat mungkin terjadi di dalam tim saat mereka mencoba menjejalkan sebanyak mungkin fitur ke dalam TV.

Anda bisa menjelaskan kepada kelompok pengarah program bahwa Anda belum seratus persen memiliki kepercayaan diri untuk mencapai tenggat waktu ini, tetapi sekarang tenggat waktu telah ditetapkan, yang lebih utama saat ini adalah mulai melacak sampai di mana program ini berjalan.Penting untuk meminta dukungan manajemen atas penentuan tenggat waktu ini, dan meminta mereka untuk mengomunikasikan kepada semua orang yang terlibat, dan pada setiap kesempatan, juga menyampaikan pentingnya mencapai tenggat waktu ini.

Ketiga: Tenggat Waktu Semakin Dekat

Saat tenggat waktu semakin dekat, Anda mungkin akan mulai mengamati bahwa beberapa tim tidak akan bisa mencapai tenggat waktu. Jelas Anda harus menyelidiki setiap opsi yang tersedia untuk membawa beberapa tim ini kembali ke jalurnya, seperti memasukkan sumber daya tambahan, dan mengalihkan prioritas pekerjaan, dan sebagainya. Namun, bahkan setelah berbagai solusi diaplikasikan beberapa kali, Anda mungkin masih menemukan kenyataan bahwa beberapa tim masih tidak bisa mencapai tenggat waktu,

jadi apa yang harus Anda lakukan?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.