Kepemimpinan Lintas Budaya (6)

Pada bagian ini kami melanjutkan pembahasan beberapa kualitas yang mendukung gaya kepemimpinan lintas-budaya.

Kualitas yang Dibutuhkan oleh Pemimpin Lintas-Budaya (Lanjutan)

.

Berempati: Ini adalah tali emosional yang mengikat Anda dan anak buah Anda dengan memunculkan sikap dan keyakinan yang sama dan membingkainya menjadi sikap yang menghasilkan kesepakatan bagi Anda dan anak buah Anda. Ketika Anda mulai bisa memahami suatu realitas dari sudut pandang mereka, Anda dapat memunculkan solusi umum yang memfasilitasi semua orang, dengan demikian berarti mereka bisa mengikuti pemahaman Anda mengenai keputusan bersama yang paling menguntungkan bagi mereka. Ini adalah proses saling balas setelah memahami anak buah Anda secara mendalam. Pada gilirannya, mereka akan semakin bisa memahami Anda lebih banyak karena Anda telah berempati dan memberi arti penting kepada mereka mulai tahap awal. Pada proses berikutnya, ini menciptakan dampak berupa sikap kesetiaan kepada Anda.

Berpengetahuan: Pemimpin harus seorang yang berpengetahuan dan terampil melakukan pembinaan, dengan menyampaikan fakta, informasi, dan cerita yang membangun untuk membesarkan komunitas berbasis nilai dan membuat mereka memahami keunggulan budaya dan warisan kebaikan di dalamnya. Sikap kebersamaan harus menjadi pembelajaran pertama. Para bawahan didorong untuk berperilaku dengan perilaku yang sama ketika mencari solusi dalam berbagai aspek.

Mengetahui Aspek Budaya: Pola pikir utama para pemimpin adalah memahami perbedaan lintas budaya dan bagaimana membuat perbedaan tersebut bisa bermanfaat dalam lingkungan bersama. Ide itu akan merasionalisasi pemikiran lebih banyak orang agar mau menghormati berbagai budaya yang berkembang di dunia.

Sifat Tidak Bias: Tentu saja, pemimpin harus memiliki pola pikir yang tidak memihak untuk menghindari adanya anggapan yang salah dan pemikiran yang diwarnai prasangka ketika harus menentukan keputusan yang paling tepat bagi kepentingan orang banyak. Orang-orang mengikuti pemimpinnya dengan mewakilkan pandangan dan pendapat mereka yang berharga untuk mendapatkan keadilan saat mencari solusi bersama yang terbaik bagi mereka.

Manfaat Kepemimpinan Lintas Budaya

Mempraktikkan Kepemimpinan Lintas Budaya mengarah pada inovasi aktif dan akomodasi ide-ide dari para bawahan yang mengubah cara berpikir saat mencari solusi yang bermanfaat bagi orang banyak.

Ini membantu semua orang memahami gaya budaya, latar belakang, dan aspek yang berbeda dari sekelompok orang yang memiliki sudut pandang yang sama.
Ini juga membawa kita ke dalam pembelajaran yang baru.

Ini bisa menghapus konflik budaya yang biasa terjadi ketika beberapa komunitas budaya yang berbeda bersatu untuk mencari persamaan perspektif saat mencari solusi yang terbaik.

Kepemimpinan Lintas Budaya menyatukan karyawan yang bekerja dari berbagai daerah, negara, dan organisasi. Jika manajemen mempraktikkan kepemimpinan semacam ini dengan benar, tingkat perputaran karyawan akan berkurang dan mempertahankan karyawan yang setia dalam jangka panjang.

Perdamaian dan Harmoni Global tetap terjaga.

Penutup

Karena kita telah memahami pentingnya bagaimana Kepemimpinan Lintas Budaya berperan dalam Ekonomi Global, kita harus mulai mengikuti pembelajaran budaya, yang mendidik kita untuk mengetahui lebih banyak tentang preferensi, gaya, sudut pandang orang yang dilandasi aspek etnis, dan lebih banyak lagi hal yang berkenaan dengan aspek budaya. Kita juga semakin memahami bagaimana Bisnis Internasional dan Perusahaan Multinasional lebih berkonsentrasi pada pola kepemimpinan ini demi menciptakan manfaat bagi seluruh karyawan dan klien.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.