Pelatihan sebagai Alat Retensi

Karyawan saat ini menilai pertumbuhan dan perkembangan pribadi serta peluang kemajuan karier sebagai manfaat yang harus mereka dapatkan ketika mendaki sebuah jenjang karir. Dari pada cuma mendapatkan kenyamanan dalam pekerjaan yang relatif stabil yang dapat mereka lakukan hingga pensiun, para pekerja juga mencari manfaat lain serta pertumbuhan kualitas diri. Jika karyawan tidak menemukan manfaat yang mereka inginkan dalam organisasinya saat ini, mereka akan dengan senang hati mencari di tempat lain.

Kurangnya Pelatihan Bisa Mengurangi Ketenangan Karyawan 

Beberapa hasil survey menunjukkkan bahwa keterbatasan kesempatan karyawan mendapatkan pelatihan akan membuat mereka beralih pekerjaan.

Para karyawan yang takut keterampilan mereka tertinggal oleh perubahan zaman, dan yang menemuii hambatan peningkatan skill karena menghadapi pembatasan akan mempertimbangkan untuk meninggalkan perusahaan demi mendapat pengembangan profesi mereka lebih jauh

Para karyawan zaman sekarang tidak ingin lagi berada di posisi yang sama dan melakukan jenis pekerjaan yang sama dari tahun ke tahun. Mereka mendambakan tantangan dan peluang baru. Bencana pandemi yang banyak membuat bisnis berjatuhan menambah kecemasan para karyawan,dan kegelisahan ini akan membuat mereka semakin ingin mencari peluang baru di tempat lain.

Spesialisasi Pelatihan yang Menyesuaikan Karyawan

Jelaslah di sini bahwa pemberi kerja perlu melatih staf mereka tentang pengetahuan dan keterampilan yang penting bagi bidang bisnis mereka. Tetapi rencana pelatihan dan pengembangan untuk karyawan tertentu juga harus mempertimbangkan kebutuhan dan aspirasi masing-masing individu.

Perusahaan harus membangun program pelatihan seputar rencana pengembangan kualitas karyawan dan memetakan jalur karier dari setiap karyawan. Seperti apakah posisi setiap orang dalam 1, 3, 5 tahun dan seterusnya? Jika karyawan tersebut tidak menerima promosi atau pencapaian lain dalam jalur karier tersebut, jelaskan alasannya, dan bantu dia menyesuaikan rencana untuk memperbaiki kesenjangan keterampilan agar ia bisa mencapainya.

Pentingnya Keberadaan Contoh Peran dan Mentor

Ketersediaan mentor di antara staf tingkat senior juga dapat memainkan peran penting dalam mengintegrasikan pelatihan dan pengembangan ke dalam strategi retensi secara keseluruhan. Staf senior ini dapat menjadi pengajar yang dapat disesuaikan dengan kondisi karyawan yang lebih yunior untuk menularkan keterampilan dan pengalaman berharga, Mereka juga berfungsi sebagai panutan dan contoh bagaimana staf dapat meningkat melalui jenjang karir dalam organisasi.

Selain itu, mereka dapat memotivasi staf junior untuk meluangkan waktu dan upaya untuk mencapai pertumbuhan karirnya dan memberi tahu mereka bahwa perusahaan serius dalam mempromosikan pertumbuhan karir di dalam organisasi.

Meskipun bencana pandemi global telah mengubah kondisi pasar kerja secara drastis saat ini, hal itu tidak mengubah fakta bahwa karyawan masih ingin belajar dan mengalami pertumbuhan dalam karier mereka. Menunjukkan komitmen terhadap pertumbuhan dan perkembangan para karyawan dalam organisasi saat ini adalah cara yang bagus untuk mempertahankan keberadaan para karyawan itu dalam jangka panjang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.