Keterampilan Kepemimpinan – Apa itu Kepemimpinan? (bag 1)

Walau sebagian besar dari kita telah memahami beberapa keterampilan inti kepemimpinan yang diperlukan untuk menjadi seorang pemimpin, pertanyaan “Apa itu Pemimpin?”, yang sepertinya sederhana, ternyata sulit dijawab meskipun oleh mereka yang berpengalaman. Berikut adalah beberapa definisi pemimpin:

Seseorang yang mengatur, membantu, atau menginspirasi orang lain. Kamus bahasa Inggris Oxford.

pemimpin adalah seseorang yang memiliki kecakapan tertentu yang dapat mempengaruhi para pengikutnya untuk melakukan kerja sama kea rah pencapaian tujuan yang telah ditentukan sebelumnya. Sudriamunawar (2006:1)

Pengaruh satu arah yang mungkin dikarenakan sang pemimpin memiliki kualitas tertentu yang membuatnya unggul di antara pengikutnya. Imam Moejiono (2002:3)

Kepemimpinan secara bahasa berasal dari kata “pemimpin” yang bermakna menuntun, menunjukkan jalan, mengantarkan. W.J.S Poerwadarminta (1984:754)

Terdapat ribuan definisi tentang kepemimpinan dan pemimpin. Fakta bahwa terdapat begitu banyak definisi menunjukkan sifat kepemimpinan yang sangat manusiawi. Kepemimpinan sangat beragam seperti banyaknya pemimpin yang ada di dunia.

Jika kita mencoba mengingat siapakah pemimpin itu, maka secara umum kita cenderung memikirkan tiga jenis karakter:

  • Pemilik atau pendiri organisasi: orang yang memanfaatkan peluang dan memenangkan persaingan yang membuat perusahaan mereka sukses.
  • Seorang penjelajah: orang yang membuka jalan, orang pertama yang mendaki gunung atau menerobos hutan sehingga orang lain dapat mengikuti.
  • Seorang pemimpin politik: orang yang berkomitmen untuk mengejar visi pribadinya.

Sekarang Anda seharusnya sudah merasakan betapa bervariasinya keterampilan kepemimpinan itu. Dalam artikel ini, kita akan membahas kepemimpinan di tempat kerja, dan berfokus pada pembahasan kepemimpinan transformasional.

Kepemimpinan transformasional awalnya dijelaskan oleh James V. Downton, dan dikembangkan lebih lanjut oleh James MacGregor Burns. Secara sederhana, pemimpin transformasional yang baik adalah seseorang yang secara efektif melakukan tiga langkah berikut:

  • Masa Depan: menciptakan visi masa depan yang jelas dan menginspirasi.
  • Keterlibatan: memotivasi orang agar ingin menciptakan masa depan.
  • Perwujudan: berusaha mewujudkan visi masa depan dengan mengambil tindakan dan mendapatkan hasil.

Proses masa depan, keterlibatan, perwujudan pertama kali diusulkan oleh Steve Redcliffe dalam bukunya “Leadership Plain and Simple”, yang diterbitkan oleh Financial Times pada tahun 2012. Kita akan menggunakan istilah-istilah tersebut dalam artikel ini untuk menggambarkan langkah-langkahnya, isi setiap langkah seperti yang akan dijelaskan di sini lebih mirip dengan Model Perubahan Kotter yang dicampur dengan Proses Perencanaan Strategis.

Seiring dengan tiga langkah panduan mencapai transformasi ini, terdapat banyak alat, teknik, dan proses, yang dapat digunakan para pemimpin untuk membantu mencapai tujuan mereka. Termasuk memahami bagaimana: Memotivasi, Melatih, Mendelegasikan, Memberikan umpan balik, Mempengaruhi, dan Membangun Tim

Sebelum semua ini dapat digunakan untuk melakukan perubahan transformasional, para pemimpin harus memiliki tingkat ketahanan dan kecerdasan emosional (EQ) yang tinggi untuk menghadapi hambatan dan sesekali kemunduran yang terjadi di sepanjang jalan mencapai visi mereka.

Topik mengenai alat dan teknik tersebut ada dalam situs ini. Pada artikel selanjutnya kami akan membahas proses Masa Depan, Keterlibatan, dan Perwujudan.
Keterampilan Kepemimpinan – Apa itu Kepemimpinan? (bag 1)

Walau sebagian besar dari kita telah memahami beberapa keterampilan inti kepemimpinan yang diperlukan untuk menjadi seorang pemimpin, pertanyaan “Apa itu Pemimpin?”, yang sepertinya sederhana, ternyata sulit dijawab meskipun oleh mereka yang berpengalaman. Berikut adalah beberapa definisi pemimpin:

Seseorang yang mengatur, membantu, atau menginspirasi orang lain. Kamus bahasa Inggris Oxford.

pemimpin adalah seseorang yang memiliki kecakapan tertentu yang dapat mempengaruhi para pengikutnya untuk melakukan kerja sama kea rah pencapaian tujuan yang telah ditentukan sebelumnya. Sudriamunawar (2006:1)

Pengaruh satu arah yang mungkin dikarenakan sang pemimpin memiliki kualitas tertentu yang membuatnya unggul di antara pengikutnya. Imam Moejiono (2002:3)

Kepemimpinan secara bahasa berasal dari kata “pemimpin” yang bermakna menuntun, menunjukkan jalan, mengantarkan. W.J.S Poerwadarminta (1984:754)

Terdapat ribuan definisi tentang kepemimpinan dan pemimpin. Fakta bahwa terdapat begitu banyak definisi menunjukkan sifat kepemimpinan yang sangat manusiawi. Kepemimpinan sangat beragam seperti banyaknya pemimpin yang ada di dunia.

Jika kita mencoba mengingat siapakah pemimpin itu, maka secara umum kita cenderung memikirkan tiga jenis karakter:

  • Pemilik atau pendiri organisasi: orang yang memanfaatkan peluang dan memenangkan persaingan yang membuat perusahaan mereka sukses.
  • Seorang penjelajah: orang yang membuka jalan, orang pertama yang mendaki gunung atau menerobos hutan sehingga orang lain dapat mengikuti.
  • Seorang pemimpin politik: orang yang berkomitmen untuk mengejar visi pribadinya.

Sekarang Anda seharusnya sudah merasakan betapa bervariasinya keterampilan kepemimpinan itu. Dalam artikel ini, kita akan membahas kepemimpinan di tempat kerja, dan berfokus pada pembahasan kepemimpinan transformasional.

Kepemimpinan transformasional awalnya dijelaskan oleh James V. Downton, dan dikembangkan lebih lanjut oleh James MacGregor Burns. Secara sederhana, pemimpin transformasional yang baik adalah seseorang yang secara efektif melakukan tiga langkah berikut:

  • Masa Depan: menciptakan visi masa depan yang jelas dan menginspirasi.
  • Keterlibatan: memotivasi orang agar ingin menciptakan masa depan.
  • Perwujudan: berusaha mewujudkan visi masa depan dengan mengambil tindakan dan mendapatkan hasil.

Proses masa depan, keterlibatan, perwujudan pertama kali diusulkan oleh Steve Redcliffe dalam bukunya “Leadership Plain and Simple”, yang diterbitkan oleh Financial Times pada tahun 2012. Kita akan menggunakan istilah-istilah tersebut dalam artikel ini untuk menggambarkan langkah-langkahnya, isi setiap langkah seperti yang akan dijelaskan di sini lebih mirip dengan Model Perubahan Kotter yang dicampur dengan Proses Perencanaan Strategis.

Seiring dengan tiga langkah panduan mencapai transformasi ini, terdapat banyak alat, teknik, dan proses, yang dapat digunakan para pemimpin untuk membantu mencapai tujuan mereka. Termasuk memahami bagaimana: Memotivasi, Melatih, Mendelegasikan, Memberikan umpan balik, Mempengaruhi, dan Membangun Tim

Sebelum semua ini dapat digunakan untuk melakukan perubahan transformasional, para pemimpin harus memiliki tingkat ketahanan dan kecerdasan emosional (EQ) yang tinggi untuk menghadapi hambatan dan sesekali kemunduran yang terjadi di sepanjang jalan mencapai visi mereka.

Topik mengenai alat dan teknik tersebut ada dalam situs ini. Pada artikel selanjutnya kami akan membahas proses Masa Depan, Keterlibatan, dan Perwujudan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.