Mengenal 15 Jenis Soft Skill Profesional (8)

Keterampilan profesional sering kali disebut sebagai soft skills, yaitu keterampilan yang bisa dimanfaatkan dari satu pekerjaan ke pekerjaan yang lain. Dalam serangkaian tulisan ini, kami mendefinisikan apa itu keterampilan profesional, membahas beberapa jenis keterampilan lunak, dan menawarkan saran bagaimana cara mengembangkan keterampilan profesional Anda.

Pemecahan masalah

Di manapun bidang pekerjaan Anda, akan memiliki beberapa aspek ketidakpastian. Manajer lebih menyukai para karyawan yang merespons secara proaktif berbagai keadaan baru atau menantang. Keterampilan pemecahan masalah membantu para profesional mengevaluasi situasi yang senantiasa berubah atau situasi yang baru, membuat rencana yang efektif, dan merancang solusi alternatif.

Kemampuan yang berhubungan dengan pemecahan masalah diantaranya: Manajemen risiko, Berinovasi, Memiliki ketenangan selama situasi stres, Analisis, Kreativitas, Memahami data, Pengambilan keputusan, dan Kemampuan penelitian.

Anda tidak perlu menjadi super jenius untuk menjadi seorang pemecah masalah, Anda hanya perlu latihan. Saat Anda memahami berbagai langkah pemecahan masalah, Anda akan dapat menemukan solusi. Berikut adalah hal-hal yang bisa Anda latih demi meningkatkan keterampilan pemecahan masalah.
Fokuslah pada solusi, bukan masalah. Para ahli menemukan bahwa otak Anda tidak dapat mendapatkan solusi jika Anda fokus pada masalah. Ini karena ketika Anda fokus pada masalah, Anda sebenarnya memberi dorongan kepada emosi negatif di otak. Emosi ini menghalangi kemunculan solusi potensial. Maksudnya,’ cobalah untuk tetap tenang. Manfaat pertama dari pemilihan sikap ini adalah membantu Anda mengakui adanya masalah. Kemudian pindahkan fokus Anda pada pola pikir berorientasi solusi. Pola pikir yang mencari apa ‘jawabannya’, bukannya berlama-lama mencari ‘apa yang salah’ dan ‘salah siapa itu’.

Belajar mendefinisikan masalah seJelas mungkin. Metode 5 tingkat pertanyaan mengapa adalah salah satu kerangka pemikiran pemecahan masalah yang bisa membantu Anda menemukan suatu akar masalah. Dengan berulang kali mengajukan pertanyaan “mengapa” pada suatu masalah, Anda dapat menggali akar penyebab suatu masalah. Dengan begitu Anda dapat menemukan solusi terbaik dan mengatasi akar masalah untuk selamanya. Perlu dicatat, pertanyaan iini bisa diajukan lebih dalam dari sekadar lima kali. Cara ini juga pernah kami bahas di situs ini.

Belajar berpikir lateral. Cobalah mengubah ‘arah’ pikiran Anda. Bila biasanya berpikir vertikal, berpikir sebab akibat, cobalah berpikir menyamping. Ubahlah pendekatan Anda dan lihatlah berbagai hal dengan cara baru. Mungkin Anda bisa mencoba membalik target Anda dan mempertimbangkan solusi yang terasa bertentangan dengan pemikiran Anda. Cobalah alternatif solusi yang mungkin terlihat aneh bagi Anda. Sekalipun terlihat konyol, pendekatan yang segar dan unik bisa jadi akan merangsang solusi baru.

Belajar menyederhanakan sesuatu. Kita memiliki kecenderungan membuat segala sesuatu menjadi bertambah rumit dari yang seharusnya. Coba sederhanakan masalah yang Anda hadapi dengan menggeneralisasikannya. Hilangkan berbagai detail – beragam aspek yang tidak signifikan – dan kembali ke dasar permasalahan. Coba cari solusi yang sangat mudah dan jelas. Sering kali hal-hal yang paling produktif berawal dari sesuatu yang sederhana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.